Kota Tomohon

E’MAS ODSK ??? Ini Manfaatnya Untuk Pemerintah dan Masyarakat Tomohon

EMAS ODSKKepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Barang Milik Daerah (DPPKBMD) Kota Tomohon DR Juliana Dolvin Karwur MKes MSi.

TOMOHON, beritamanado.com – Proses penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) di Pemkot Tomohon memakan waktu dua hingga tiga hari. Ke depan atau setidaknya pada akhir tahun ini, sistem tersebut bakal dipersingkat satu hari saja.

Ya, itulah inti dari E’Money A Save One Day Service Key (E’MAS ODSK), proyek perubahan Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan Barang Milik Daerah (DPPKBMD) Kota Tomohon DR Juliana Dolvin Karwur MKes MSi yang sementara mengikuti Diklat PIM II.

Kepada Beritamanado.com, mantan Kepala Dinas Pendidikan Daerah ini mengungkapkan mempercepat penerbitan SP2D ini merupakan bagian dari pelayanan publik. “Di sini yang diperlukan adalah mengubah budaya kerja, lebih berkinerja tinggi dengan memperhatikan efektivitas dan efisiensi dengan meletakkan inovasi baru,” terangnya.

“Terkait dengan E’MAS ODSK yang kita perlukan adalah kas daerah online dengan Bank SulutGo, Standar Operasional Prosedur (SOP) serta peraturan walikota. Semuanya ini guna memuluskan program SP2D terbit dalam satu hari dimana manfaatnya dapat dirasakan masyarakat sebagai pemakai jasa dan tentu sistem di Pemerintah Kota Tomohon,” kata Karwur belum lama ini.

Program tersebut dikatakannya bakal diluncurkan dua bulan ke depan atau paling lambat akhir tahun ini. “Soal tantangan dan kesulitan pasti ada apalagi akhir tahun SPM (Surat Perintah Membayar) yang masuk banyak sementara SP2D terbit satu hari. Di sinilah kita mesti melakukan evaluasi yakni tenaga ditambah dan lain sebagainya. Makanya dari sekarang kita sudah melakukan sosialisasi-sosialisasi,” tukasnya meyakni bahwa program tersebut akan berjalan dengan baik jika ditunjang seluruh komponen demi peningkatan pelayanan publik di Kota Tomohon. (ReckyPelealu)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara