
Hari Ketiga Penguatan Kader PKK, Ketua TP – PKK Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh, SE Tegaskan PKK Garda Terdepan Pembangunan Keluarga dan Siap Pertahankan Juara Umum Sulut.
Peliput: Syarif Umar l Bitung
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh, SE, kembali menegaskan bahwa kader PKK merupakan garda terdepan pembangunan keluarga yang menentukan keberhasilan berbagai program pemerintah hingga ke tingkat rumah tangga. Karena itu, peningkatan kapasitas kader harus terus dilakukan agar Gerakan PKK semakin profesional, solid, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka hari ketiga Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga se-Kota Bitung, yang diikuti TP PKK Kecamatan Maesa dan Kecamatan Aertembaga, Selasa (7/7/2026), di Ruang S.H. Sarundajang, Kantor Wali Kota Bitung.
Kegiatan turut dihadiri Sekretaris TP PKK Kota Bitung Ny. Jacinta Marybell Maringka Gumolung, Wakil Bendahara I TP PKK Kota Bitung sekaligus Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bitung Ny. Nurjaya Theno-Munarwin, SE, Ketua Pokja I Pdt. Ny. Norce Mose Mbae, Ketua Pokja II Dra. Ny. Stela Wowiling Mangkey, Ketua Pokja III Ny. Tenti Suak Sakul, S.Sos, Ketua Pokja IV dr. Ny. Angela Wantah Sengke, Sekretaris I Ny. Grace Lontoh Dengah, serta diikuti Ketua TP PKK dari delapan kecamatan dan 69 kelurahan se-Kota Bitung.
Dalam sambutannya, Ellen memberikan apresiasi kepada seluruh kader yang tetap menunjukkan komitmen mengikuti penguatan kapasitas sebagai bekal menjalankan Gerakan PKK di tengah masyarakat.
“Kader PKK hadir paling dekat dengan masyarakat. Mereka memahami kondisi lingkungan dan menjadi penggerak berbagai program pemberdayaan keluarga. Karena itu kemampuan dan kompetensi kader harus terus ditingkatkan agar mampu menjalankan tugas secara profesional dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ellen juga memberikan perhatian khusus kepada para suami yang turut hadir mendampingi Ketua TP PKK kelurahan. Menurutnya, keberhasilan Gerakan PKK tidak hanya bergantung pada perempuan, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari keluarga.
“Terima kasih kepada para bapak yang telah mendukung istri menjalankan amanah sebagai Ketua TP PKK. Ke depan saya berharap semakin banyak bapak yang terlibat karena PKK bukan hanya urusan perempuan, tetapi gerakan bersama untuk membangun keluarga,” ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya kedisiplinan dalam mengenakan seragam resmi PKK pada setiap kegiatan organisasi.
“Seragam bukan sekadar pakaian. Seragam adalah identitas, kebersamaan, kedisiplinan, dan kebanggaan sebagai kader PKK. Dokumentasi kegiatan akan menjadi bagian dari laporan kepada TP PKK Provinsi, sehingga penampilan yang rapi dan kompak mencerminkan kesiapan kader Kota Bitung,” katanya.
Menurut Ellen, peningkatan kapasitas kali ini difokuskan pada penguatan pemahaman 10 Program Pokok PKK, administrasi organisasi, ketahanan keluarga, pola asuh anak dan remaja, peningkatan gizi dan imunisasi, pengembangan UP2K PKK, Aku Hatinya PKK, hingga penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Ia meminta seluruh peserta memanfaatkan pelatihan dengan serius, aktif berdiskusi, serta tidak ragu bertanya kepada narasumber agar mampu mengikuti perkembangan sistem administrasi PKK yang terus diperbarui.
“Jangan pernah berhenti belajar. Kalau belum paham, bertanya. Kita semua masih terus belajar karena administrasi PKK terus berkembang. Semangat belajar inilah yang akan memperkuat organisasi kita,” pesannya.
Ellen juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh kader PKK yang selama ini mengabdikan diri secara sukarela demi kesejahteraan masyarakat.
“PKK adalah wadah pengabdian. Kita bekerja dengan semangat gotong royong, melayani masyarakat tanpa mengharapkan imbalan materi. Itulah kekuatan terbesar organisasi PKK,” ungkapnya.
Menutup arahannya, Ketua TP PKK Kota Bitung mengajak seluruh kader mempersiapkan diri menghadapi berbagai lomba PKK tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Ia mengingatkan bahwa Kota Bitung merupakan Juara Umum pada tahun sebelumnya sehingga seluruh kader harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan prestasi tersebut.
“Mempertahankan prestasi jauh lebih berat daripada meraihnya. Karena itu saya mengajak seluruh kader di tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan untuk semakin solid, menguasai materi lomba, memperkuat administrasi, dan bekerja bersama agar Kota Bitung kembali menjadi yang terbaik di Sulawesi Utara,” pungkas Ellen.
