
Jakarta, BeritaManado.com — Ekonomi syariah kini berkembang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru dunia.
Sejumlah negara bahkan menargetkan diri sebagai pusat industri halal, seperti Korea Selatan dengan kosmetik halal, Thailand dengan dapur halal dunia, hingga Dubai sebagai ibu kota ekonomi syariah global.
Indonesia pun mengambil peran strategis. Dalam laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2024/2025, Indonesia menempati peringkat 3 global, mempertahankan posisi nomor 1 pada sektor modest fashion dan peringkat 2 pada wisata ramah Muslim serta produk farmasi dan kosmetik halal.
Pemerintah menargetkan pada tahun 2029 Indonesia menjadi peringkat 1 ekonomi syariah global, sekaligus pusat industri halal dunia.
Dukungan terhadap sektor keuangan syariah, pariwisata ramah Muslim, serta penguatan sertifikasi halal menjadi kunci pencapaian target tersebut.
Fasilitator Pengembangan Pasar Uang (FPPU) Bank Indonesia Sulawesi Utara, Heriyanto, menegaskan bahwa peluang Indonesia untuk menjadi pusat ekonomi syariah dunia sangat terbuka lebar.
“Potensi ekonomi syariah di Indonesia luar biasa, apalagi didukung dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Tinggal bagaimana kita mengoptimalkan ekosistem halal, memperkuat SDM, dan memperluas pasar produk halal agar target 2029 tercapai,” kata Heriyanto.
(***/srisurya)
