
Manado, BeritaManado.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado dan SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan mulai menjajaki langkah strategis untuk memperkuat ekosistem pendidikan di Sulawesi Utara (Sulut).
Hal ini tercermin dalam pertemuan hangat antara Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Berty Sompie, M.Eng, IPU, ASEAN Eng dan Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Langowan, Brigjen TNI Rhino Charles Tuwo, M.Sc, M.P.M, Rabu (11/3/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Pusat Unsrat tersebut bukan sekadar kunjungan formal.
Keduanya tampak terlibat diskusi serius namun akrab mengenai masa depan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah Timur Indonesia, khususnya setelah SMA Taruna Nusantara resmi melebarkan sayapnya ke Langowan.
Prof. Berty Sompie memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran sekolah asrama prestisius tersebut di Bumi Nyiur Melambai.
Menurutnya, keberadaan SMA Taruna Nusantara di Langowan adalah sebuah lompatan besar bagi daerah dalam mencetak kader pemimpin bangsa.

“Kami di Unsrat sangat terbuka untuk bersinergi. Penting bagi kita melihat pendidikan menengah berkualitas dan perguruan tinggi sebagai satu kesatuan ekosistem yang tidak terpisahkan,” ujar Prof. Berty.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi kunci utama untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat.
Senada dengan hal tersebut, kehadiran Brigjen TNI Rhino Charles Tuwo diharapkan menjadi jembatan awal bagi kerja sama yang lebih konkret di masa depan, demi memastikan lulusan terbaik dari Sulawesi Utara mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.
Pertemuan ini menandai babak baru bagi dunia pendidikan di Sulawesi Utara, di mana dua institusi besar sepakat untuk berjalan beriringan demi mencetak “SDM Unggul” dari Timur Indonesia.
(***/jenlywenur)
