Hukum dan Kriminalitas

Dugaan Pencucian Dana CSR Harus Transparan, GTI Minta Publik Mengawal

Logo Garda Tipikor Indonesia
Logo Garda Tipikor Indonesia

Manado, BeritaManado.com — Kejari Manado diharapkan lebih transparan dalam penanganan dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) Corporate Social Responsibility (CSR) Bank SulutGo (BSG) untuk RSKD Gigi dan Mulut Manado.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum DPP Garda Tipikor Indonesia, Panca Dwikora Soekarno kepada BeritaManado.com, Senin (27/7/2020).

Menurut Panca Dwikora Soekarno, setiap perkembangan perlu dipaparkan ke publik agar masyarakat mengetahui sejauh mana peran Kejari Manado dalam mengungkap suatu kasus.

Dikatakan, keterbukaan informasi publik dijamin undang-undang, sehingga kerja-kerja instansi pemerintah, terlebih penegak hukum mesti diketahui masyarakat.

“Ini juga sebagai pengawasan agar menutup ruang oknum jaksa nakal untuk bermain dalam mengusut suatu perkara. Jadi transparansi sangat penting. Kami yakin Kejari Manado profesional dan bisa segera mengumumkan ending dari kasus ini,” tegas Panca.

Panca menambahkan, meskipun uang telah dikembalikan, namun proses hukum harus jalan.

Apalagi jika anggaran telah mengendap di rekening pribadi dalam waktu lama.

“Warga Manado harus kawal kasus ini, kita wajib tahu karena ini uang rakyat,” tandasnya.

Dalang dibalik dugaan TPPU dana CSR BSG sejauh ini memang masih jadi pertanyaan

Bahkan, tanda tanya besar juga mengarah kepada oknum pemilik rekening yang diduga menyimpan dana hibah sebesar Rp650 juta, meskipun telah diserahkan ke Kejari Manado.


Ketua Umum DPP Garda Tipikor Indonesia, Panca Dwikora Soekarno
Ketua Umum DPP Garda Tipikor Indonesia, Panca Dwikora Soekarno

BeritaManado.com telah melakukan penelusuran guna mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas anggaran yang diperuntukan bagi program sosial kemasyarakatan tersebut.

Di RSKD Gigi dan Mulut Manado, sang Direktur Utama drg. Jenny Nancy Sumual tertutup saat diwawancara.

Sudah diperiksa Kejari, nanti tunggu saja hasil penyelidikannya

drg. Jenny Nancy Sumual, Direktur Utama RSKD Gigi dan Mulut Manado

Padahal rumah sakit yang dipimpin Jenny Nancy Sumual ini, merupakan penerima dana CSR BSG sekitar Rp1,2 Miliar.

“Sudah diperiksa Kejari, nanti tunggu saja hasil penyelidikannya,” singkat Jenny Sumual kepada BeritaManado.com, Senin (13/7/2020).

Perihal sisa dana CSR sebesar Rp550 juta, menurut Jenny sedang dalam tahap penggunaan oleh RSKD.

“Karena pandemi COVID-19 jadi terhenti. Namun, dana masih ada, lengkap dengan pertanggungjawabannya,” beber Jenny.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Manado, dr Ivan Sumenda Marthen MM mengklaim hanya sebatas mengetahui alur aliran dana tersebut.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara