
Manado – Aksi demo yang dilakukan sejumlah elemen masyarakat mengatasnamakan Komite Rakyat yang terjadi di Kotamobagu beberapa waktu lalu hingga melakukan perbuatan anarkis seperti pembakaran foto Gubernur Sulut (Dr Sinyo Harry Sarundajang) dinilai ada muatan politis. Atas hal itu Sekretaris Provinsi Ir Siswa Rachmat Mokodongan menyatakan kekecewaannya.
“Jangan hanya karena keinginan hati yang tanpa normatif lalu menyampaikan secara fulgar seperti itu, secara anarkis, yang justru menjadi masalah bersama. Saya sangat sedih dan prihatin sampai terjadi seperti itu karena apa, semua apa yang dilakukan Provinsi sebelum diajukan kepada DPR Provinsi maupun kepada Kementerian itu harus lengkap sesuai yang diamanatkan oleh PP. 78 tahun 2007,” tegas Mokodongan.
“Kalau tidak lengkap itu memalukan Pemerintah Provinsi namanya,” tambah mantan Kepala Dinas Kehutanan ini kepada sejumlah awak media di Kantor Gubernur akhir pekan lalu. (Jrp)
