Berita Utama

Diduga Ini Jadi Polemik Tak Direstuinya Hasil Musda KNPI Bitung

Diduga Ini Jadi Polemik Tak Direstuinya Hasil Musda KNPI Bitung
Yappi Leto

 

Bitung – Musda KNPI Kota Bitung kembali dipolemikkan pengurus DPD I Sulut karena dianggap tak sesuai dengan prosedur pelaksanaan.

Padahal, Musda yang digelar di Lantai IV Kantor Wali Kota Bitung, Rabu (31/10/2018), telah memutuskan Seffrerson Sumampouw sebagai ketua KNPI Kota Bitung yang baru.

Namun hasil Musda itu disoal Ketua DPD I KNPI Sulut, Jackson Kumaat SE karena menganggap ada beberapa persayaratan pelaksanaan Musda tak terpenuhi seperti materi Musda dan jumlah keterwakilan OKP.

Namun hal itu dibantah Sekretaris Steering Committee Musda KNPI Kota Bitung, Yappi Leto.

Menurut Yapi, semua prosedur dan persyaratan Musda sudah dilaksanakan tahap demi tahap hingga Musda memilih Serfferson sebagai ketua KNPI Kota Bitung yang baru.

“Soal materi Musda ada, walaupun kami sendiri yang adakan dengan mengacu pada materi Musda sebelumnya,” kaya Yappi kepada sejumlah Wartawan, Kamis (01/11/2018).

Padahal kata Ketua GAMKI Kota Bitung ini, urusan materi adalah urusan DPD sesuai dengan pembicaraan beberapa waktu lalu sebelum Musda digelar.

“DPD meminta uang Rp5 juta untuk pengadaan materi Musda dan itu telah kami serahkan ke sekretaris karateker KNPI Kota Bitung, Julius Talimbekas untuk diserahkan ke DPD,” katanya.

Yappi mengaku memiliki data soal permintaan uang pelaksanaan Musda itu, bahkan punya rekaman pembicaraan saat deal besaran uang yang harus disiapkan panitia agar Musda berjalan lancar.

“Soal jumlah peserta, sesuai daftar hadir ada 47 perwakilan OKP yang hadir dan ikut Musda hingga selesai. Jadi, tak ada yang kami lewati kendati utusan DPD sendiri hanya menghadiri pembukaan dan Musda harus diskors sampai dua kali,” katanya.

Untuk itu dirinya sangat menyangkan pernyataan Ketua DPD yang tak mencari informasi ke panitia Musda dan langsung mempublish di media.

“Harusnya beliau datang atau menghubungi kami untuk meminta klarifikasi, mengingat pelaksanaan Musda juga DPD yang menentukan hari dan tanggal. Semoga ini hanya miskomunikasi saja yang tak perlu diekspose,” katanya.

(abinenobm)

 

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara