Kota Tomohon

Di Tomohon, Cegah Penyalahgunaan Narkotika Gencar Dilaksanakan

P4GN

TOMOHON, beritamanado.com – Badan Narkotika Kota Tomohon melaksanakan Pengembangan Kebijakan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dengan melibatkan unsur tokoh-tokoh gereja di Kota Tomohon di aula kantor Sinode GMIM, Rabu (09/11/2016).

Walikota Tomohon Jimmy Eman SE Ak saat membuka kegiatan ini mengatakan akhir-akhir ini di berbagai media cetak maupun elektronik selalu melihat tayangan adanya praktek peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang sudah semakin parah, tidak hanya terjadi di kota-kota besar tetapi sudah merambah sampai ke pelosok-pelosok kelurahan dan desa.

“Saya mengajak kita semua agar bersinergi dengan tindakan-tindakan konkret dan tindakan nyata melalui program-program dan kegiatan gereja yang terpadu untuk melawan narkoba, melalui langkah-langkah yang nyata dan progresif untuk mengalahkan kelicikan para pengedar narkoba. Karena jika data dan kenyataan saat ini, keraguan apa lagi yang membuat kita tak berani lantang meneriakkan perang terhadap narkoba,” ujar Eman.

Melalui forum dan kegiatan focus group disscusion ini, Eman mengharapkan menemukan saran dan informasi mengenai permasalahan narkoba yang spesifik dan bersifat lokal di wilayah pelayanan masing-masing serta bisa menemukan solusi dan rekomendasi yang tepat dan mudah untuk dilaksanakan guna menyelamatkan pemuda dan pemudi yang merupakan masa depan bangsa dan negara dari penyalahgunaan narkoba.

Sementara Ketua BPMS GMIM Pdt DR HWB Sumakul memgungkapkan dalam kamus narkotika itu berarti hal yang positif maksudnya positif jika dipakai dalam kedokteran. Juga dikatakannya di dalam kedokteran ranah narkotika adalah hal yang normal jika digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri atau sakit, tetapi kalau sudah masuk ranah publik, penggunaan narkoba menjadi abnormal, bersifat destruktif.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Utara Brigjen Pol Drs Charles Ngili MH menerangkan dalam tujuh tahun terakhir ini Indonesia menjadi penyuplai narkotika dan psikotropika dimana sebelumnya Indonesia hanyalah tempat transit dari Malaysia ke negara-negara lainnya. “Tugas BNN dan aparat penegak hukum lainnya ke depan bukanlah semakin ringan karena banyak sekali modus-modus baru penyeludupan narkoba,” ungkapnya. (ReckyPelealu)

 

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara