Berita Utama

Deprov: Seharusnya Eksportir Bukan Importir

Deprov: Seharusnya Eksportir Bukan Importir
Seandainya Lahan seperti ini dimaksimalkan pemanfaatannya, mungkin Sulut akan maju di bidang pertanian

Manado– Sulut terkenal dengan daerah agraris, dimana 60 persen penduduknya berprofesi petani, dengan demikian sektor pertanian harus ditumbuh kembangkan. Hal ini dikatakan Teddy Kumaat, Anggota DPRD Sulut Komisi II.

“Tanah kita ini sangat subur, sehingga perlu ada pemanfaatan lahan pertanian sehingga bisa bermanfaat bagi kita sendiri,” ujarnya.

Perhatian pemerintah sekarang ini masih terkonsentrasi pada sektor pariwisata, berbagai kegiatan yang mengarah pada promosi, seperti MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition) yang merupakan kegiatan industri pariwisata, tapi dampak kegiatan itu sendiri masih kecil bagi daerah Sulut.

“Sektor pariwisata Sulut masih perlu pembenahan dan perbaikan, dari infrastruktur maupun kondisi lokasi pariwisata itu sendiri, baru diambil langkah promosi,” jelasnya.

Pemerintah harus cerdas, Sulut merupakan daerah agraris, daerah potensial, kandungan tanah yang subur, dimana 60 persen merupakan sektor pertanian.

“Penyuluhan, bantuan modal kerja dan lain sebagainya harus digalakkan pemerintah untuk mendorong para petani dalam meningkatkan usaha mereka, sehingga Sulut dari sektor pertanian bukan lagi sebagai pengimport tapi harus menjadi pengeksport, juga melalui revitalisasi pertanian, perekonomian Sulut akan berkembang,” tukas Kumaat. (cat)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara