Agama dan Pendidikan

Demokrasi yang Baik Menghasilkan Pemimpin yang Baik

Tompaso – Ibadah Minggu (23/03/2014) pagi, GMIM Imanuel Pinabetengan-Tompaso dipimpin Pdt Jantri Kandouw MTh, M.MPd
Pembacaan alkitab:
Amsal 6: 16-19, Berbagai-bagai nasihat.
Efesus 5: 1-14, Hidup sebagai anak-anak terang.
Markus 10: 35-45, Permintaan Yakobus dan Yohanes bukan memerintah melainkan melayani.

Khotbah:
Suara rakyat adalah suara Tuhan, suara Tuhan menjadi suara jemaat. Ungkapan dari filsup mengarah pada proses demokrasi. Trias Pilitica yang dipraktekkan dalam kehidupan demokrasi di Indonesia. Pemerintah yang baik adalah pemerintahan dari rakyat.

Mana ada pemerintah dan DPRD yang duduk di ‘kursi panas’ kalau tidak dipilih oleh rakyat? Kehidupan demokrasi yang baik rakyat merasa bebas dan merdeka, tapi bebas berdasarkan aturan.

Merusak, menghancurkan, membakar, apalagi membunuh bukanlah demokrasi. Demokrasi karena Tuhan melalui roh kudus yang beracara akan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang baik dan takut akan Tuhan. Demokrasi berdasarkan pada hukum Yesus Kristus. Hidup dalam Yesus termasuk mentaati hukum negara yang positif.

Firman Tuhan mengingatkan kepada umat Kristen yang percaya bahwa dalam hal berdemokrasi harus mentaati aturan negara. Mengandalkan mata iman, mata Tuhan, lakukan dengan iman maka tujuan kita akan berhasil.

Dosa keangkuhan sangat berbahaya. Bisa menghina, melakukan tidak benar, tidak mengakui kesalahan. Namun di minggu sengsara Yesus Kristus mengingatkan kita untuk bertobat kembali ke jalan yang benar. Permohonan pengampunan kepada Allah harus fokus pada Allah pengampun.

Di pengadilan juga banyak saksi dusta, sehingga banyak keputusan hukum menjadi salah. Bermuara pada uang. Jangan takut bersaksi kebenaran. Gunakan mulut mengatakan kebenaran, yang manis didengar, bukan perkataan hampa. (Jerry)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara