
Fiani Mangimin
Manado – Puluhan warga masyarakat Kelurahan Tanjung Batu lingkungan 1 Kecamatan Wanea menuntut janji Wali Kota soal bantuan bencana dengan mendatangi kantor DPRD Kota Manado.
Aksi penyampaian aspirasi warga ini pun diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Manado Henny Noortje Van Bone bersama Richard Sualang, sejumlah anggota dewan diantaranya Hengky Kawalo, Syarifudin Saafa, Anita De Blouw, Revani Parasan, Arthur Paat, Roy Maramis dan Michael Kalonio.
Bertindak sebaga juru bicara, Fiani Wangimin mengesakan bahwa, kehadiran warga untuk melakukan aksi di kantor DPRD tersebut untuk menagih janji Wali Kota Manado terkait penyaluran bantuan bencana bagi korban banjir 15 Januari 2014 lalu.
“Di Kelurahan kami masih ada 92 KK belum menerima batuan bencana dari total yang harusnya penerima 187 KK. Bulan Februari lalu, nama kami sudah dibacakan dihadapan masyarakat dan pala sudah menegaskan jika nama kami akan menerima bantuan itu dan datanya sudah di masukan kepada dinas BPBD Kota Manado. Tapi nyataya bantuan itu belum kami terima,” ungkap Ibu Fiani.
Anehnya, setelah warga mempertanyakan haknya tersebut di BPBD, nama-nama mereka tidak terakomodir dalam bantuan tahap kedua ini.
“Setelah di kroscek, ternyata nama-nama kami tidak terdata. Dan alasan dari pihak kelurahan, kami tidak diakomodir oleh pihak BPBD. Waktu banjir lalu juga, Wali Kota sempat janjikan akan memberikan bantuan kepada kami.
Tapi sampai saat ini bantuan itu tidak ada. Jadi kami menunggu kapan Wali Kota menepati janjinya itu,” seru Fiani didepan kepala BPBD Kota Manado Maximilian Tatahede dan Lurah Tanjung Batu Mario Karundeng.
Sementara itu, Lurah Karundeng membenarkan bahwa sebelum warga menggelar aksi di kantor DPRD, warga mendatangi kantor kelurahan. Dan kepada warga sudah dijelaskan apa yang menjadi kendala sehingga keluarga-keluarga tersebut tidak mendapatkan bantuan bencana itu.
“Sebelum ke dewan, warga sudah ke pihak kelurahan. Dan sudah dijelaskan kalau datanya pada bulan Februari 2015 sudah dimasukkan ke pak Wali Kota saat datang di kelurahan. Datanya juga sudah disampaikan ke BPBD. Dan sebagian besar warga sudah menerima, tinggal beberapa keluarga yang belum,” jelas Lurah Karundeng. (leriandokambey)
