BITUNG—Palang merah Denmark atau Danish Red Cross (DRC) berjanji bakal membantu Kota Bitung dalam menanggulangi bencana. Hal ini terungkap ketika Perwakilan DRC di Indonesia, Hans Hausmann bersama perwakilan Palang Merah Denmark di Sulut, Muchrizal Harris Ritonga, koordinator lapangan program pertama DRC dan palang merah Indonesia, Percy Lontoh bertandang ke Kota Bitung, Kamis (23/2) lalu.
Menurut Hausman kunjungan ini merupakan tindaklanjut terpilihnya Kota Bitung sebagai salah satu daerah yang menjadi program bantuan penanggulangan bencana berbasis masyarakat dan suport DRC melalui Palang Merah Indonesia cabang Kota Bitung.
“DRC melalui program penanggulangan bencana di Kota Bitung akan melaksanakan program siaga bencana berbasis masyarakat (SIBAT) di 3 kecamatan yakni Kecamatan Ranowulu, Lembeh Utara dan Lembeh Selatan yang meliputi 4 kelurahan yakni kelurahan Batu Putih Bawah, Paudean, Papusungan dan Mawali,” jelas Hausman.
Hausmann sendiri mengatakan, program ini dapat memberikan manfaat besar bagi penanggulangan berbagai bencana berdasarkan pengalaman di bebagai daerah yang disuport. “Untuk itu kami akan membentuk tim SIBAT, melatih dan membekali serta menyiapkan berbagai fasilitas yang diperlukan sesuai keinginan masyarakat berdasarkan dari karakteristik bencana di masing-masing wilayah,” katanya.
Lanjut ia mengatakan, saat ini program SIBAT sudah dimulai dengan melatih project officer dan accounting untuk manajemen kegiatan. Dan selanjutnya pihaknya akan turun ke kelurahan memberikan sosialisasi, pembentukan tim relawan masyarakat, termasuk pula pembuatan peta rawan bencana, evakuasi, pengurangan risiko akibat bencana atau Community Based Risk Reduction, Mitigasi dan rekonstruksi.
Sementara itu, tim DRC yang ikut didampingi pengurus daerah PMI Sulut, seperti sekretaris PMI Sulut, Harold Monareh, wakil ketua, Firasat Mokodompit, Tommy Sumakul dan Tommy Sampelan diterima Wakil Walikota Bitung, Max Lomban. Dimana menurut Lomban, Pemkot Bitung memberikan apresiasi dan penghargaan atas bantuan dari DRC di kota Bitung.
“Bantuan ini sangat diperlukan dalam rangka penanggulangan bencana di daerah ini, kami sangat berterima kasih dan akan siap membantu demi suksesnya program ini,” kata Lomban.
Lomban sendiri berharap program ini akan berkelanjutan dan pihaknya siap membantu kelancaran program. “Melalui instansi terkait akan berkolaborasi dan berkoordinasi mengupayakan berbagai hal yang perlu demi suksesnya program kemanusiaan ini,” katanya.
Ikut juga dalam pertemuan ini pengurus cabang PMI Kota Bitung, Khouni Lomban Rawung, sekretaris PMI Kota Bitung, Robby Kawengian. Juga hadir Asisten I, Fabian Kaloh, Kaban Penanggulangan Bencana, Jefry Wowiling, Kadis Kesehatan, Dr Vonny Dumingan, Kadis Dikpora, Herman Rompis, Kadis Sosial, Audi Pangemanan, Kadis Pariwisata, Benny Lontoh, Kakan SP3, Herry Benjamin dan Kaban Pemberdayaan Masyarakat, Ritha Tumewu serta camat dan lurah yang menjadi lokasi sasaran program.(en)
