Berita Utama

Damis: Golkar Harusnya Apresiasi HJP Bukan Dipojokkan

Mahyudin Damis

Mahyudin Damis

 

Manado – Prihatin dengan isu negatif yang terus disebarkan sekelompok orang kepada masyarakat bahwa kandidat Hanny Joost Pajouw (HJP) berkhianat terhadap Partai Golkar, Pengamat politik Sulawesi Utara, Mahyudin Damis memberikan tanggapannya.

Menurutnya tindakan HJP mendaftar di PDIP itu wajar selain karena mendapat undangan dari PDIP dan karena Golkar harus berkoalisi untuk bisa mengusung calon.

“Harusnya kader-kader Golkar itu berterima kasih kepada HJP sebab masih ada kader seperti HJP yang laku dijual dan memang figurnya baik bisa diandalkan. Lagipula Golkar tidak bisa mengusung calon karena Golkar Manado masih harus tambah kursi (berkoalisi dengan partai lain) untuk bisa mengusung pasangan calon walikota dan wakil walikota di Manado. Tindakan HJP itu sudah tepat,” ungkap dosen di Fispol Unsrat Manado ini, Rabu (03/05/2015).

Menurut Damis, sebaiknya warga Manado khususnya para politisi bersikap arif dan bijaksana saat berbicara apalagi tentang para kandidat. Bukan hanya HJP tetapi kandidat-kandidat yang lain juga biarlah masyarakat yang menilai.

“Sudahlah pakai cara-cara lama menjelek-jelekkan figur lain tunjukkan saja potensi diri baik kandidat calon maupun tim suksesnya sebab image tim sukses juga ikut menentukan image figure calon. Kalau tim suksesnya suka  menjelek-jelekkan orang berarti calon yang diusungnya bisa jadi seperti itu. Dan itu bukan sikap seorang pemimpin yang bijak. Sportif saja dengan cara-cara yang ideal, santun dan beretika demi Manado yang lebih baik,” ungkap Damis.

Sebelumnya, pengamat politik lainnya Jeffry Paat menilai bahwa black campign memang tidak bisa dihindari dalam momentum Pilkada di daerah manapun. Namun demikian Paat mengimbau agar warga Manado lebih bijak menyikapi isu-isu negatif yang berkembang tentang kandidat tertentu supaya
tidak terjebak dengan kandaidat-kandidat yang justru tidak baik mentalnya.

“Secara sosiologis, perilaku masyarakat akan mementukan kualitas sebuah kota. Begitu juga perilaku pemimpin yang tidak baik seperti mengarahkan timnya untuk melakukan black campign demi kemenangannya, yah tentu bisa dibayangkan Manado kedepannya seperti apa kalau di pimpin orang seperti itu?” ujar Paat yang juga dosen Fispol Unsrat.(ads)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara