Tondano – Daerah pinggiran Danau Tondano sejak beberapa tahun terakhir terlihat mulai dipenuhi dengan pemandangan yang kurang enak dilihat. Bagaimana tidak, warga yang memanfaatkan pinggiran Danau Tondano sebagai lokasi budidaya ikan air tawar sepertinya kurang memperhatikan nilai estetika. Oleh karena itu lokasi tersebut diperlukan penataan.
Penataan tersebut bukan semata-mata menggusur usaha warga yang sudah dibuat sejak bertahun-tahun. Bupati Minahasa Drs. Stefanus Vreeke Runtu (SVR) melalui Kabag Humas Christian Tanor mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk menyikapi keadaan Danau Tondano saat ini.
“Paling tidak di hari-hari terakhir kepemimpinan bupati SVR, pemerintah sudah bisa melakukan inventarisir lokasi-lokasi mana yang perlu segera dibenahi. Namun melihat kondisi yang ada sepertinya daerah pinggiran danau yang ada penduduknya akan diprioritaskan. Tujuannya jelas bahwa dengan dilakukan penataan, selain bisa menguntungkan warga, daerah tersebut juga bisa jadi lokasi wisata,” ujar Tanor.(ang)
