Bolmong Raya

Cegah “Stunting” di Boltim, Ini Yang Bakal Dilakukan Pemerintah

Cegah "Stunting" di Boltim, Ini Yang Bakal Dilakukan Pemerintah
Eko Marsidi, SKM., Kepala Dinas Kesehatan Boltim

BOLTIM, BeritaManado.com – Pencegahan stunting atau kekerdilan fisik sejak dini bakal dilakukan Dinas Kesehatan Bolaang Mongondow Timur.

Selain pemerintah, masyarakat juga perlu membangkitkan kesadaran akan pentingnya asupan gizi yang cukup kepada anak sehingga terhindar dari stunting.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Boltim, Eko Marsidi, Pemerintah akan mendukung sepenuhnya kepada puskesmas se-Kabupaten Boltim untuk membuat program pencegahan stunting atau kekerdilan fisik.

Kata Eko, stunting di Kabupaten Boltim mengalami beberapa perubahan. Di tahun 2016 stunting berada dikisaran 22,6 persen. Tahun 2017 naik menjadi 24 persen, sedangkan pada tahun 2018 naik lagi menjadi 26,9 persen.

“Pada tahun 2019 justru turun menjadi 9,6 persen, sehingga itu tahun depan kita bisa mengalokasikan dana untuk mendukung stunting,” ujar Marsidi.

Lanjut Eko, dirinya meminta agar puskesmas segera masukkan program pencegahan, karena masih ada ruang 2 bulan untuk mempersiapkan

“Saya minta Puskesmas bisa melakukan analisa lingkungan dan perencanaan, Untuk mendukung stunting, kesehatan lingkungan juga mendukung itu,” ujar Eko lagi

Eko menambahkan, tahun ini Pemerintah Kabupaten Boltim mendapatkan dana insentif daerah (DID) dinkes sebesar 9,1 miliar.

“Apa yang bisa kita lakukan? Yang bisa kita lakukan adalah membuat perencanaan dan program untuk tahun 2020 mendatang,” tutup Marsidi. (wan)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara