DALAM rangka pemilihan serentak pada tgl 9 Desember 2020, rakyat Sulawesi Utara antara lain akan memilih Gubernur dan Wakil Gubernur yang diikuti oleh 3 Paslon (Pasangan Calon).
Dari berbagai Survey yang dilaksanakan oleh Lembaga Survey, pendapat dari berbagai pihak baik Pengamat Politik, Politisi, tokoh-tokoh masyarakat, yang akan menang nanti adalah Paslon No.3 pasangan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK) dengan kemenangan mutlak (antara 60-80%).
Hasil survey dan penilaian dari berbagai lapisan masyarakat tersebut tentu didasari atas pertimbangan yang rasional dan obyektif sesuai kenyataan di-lapangan, penilaian mana mungkin lebih dominan dari penilaian politik karena kepentingan politik terkait kepemimpinan OD-SK memimpin Sulut selama ini.

Ada beberapa alasan mengapa pilihan jatuh pada Olly Dondokambey – Steven Kandouw.
1. STABILITAS DAERAH:
Stabilitas Daerah adalah salah satu syarat mutlak terselenggaranya berbagai program pembangunan maupun aktifitas masyarakat di-berbagai bidang. Selama Kepemimpinan OD-SK, stabilitas daerah terpelihara dengan baik, ada dinamika yang berkualitas dimana terbuka luas atas koreksi, kritik dan saran dari berbagai pihak.
Semua itu ditangani dengan arif dan bijaksana serta transparan oleh OD-SK, sehingga tidak terjadi gejolak yang mengganggu stabilitas. Buktinya sampai saat ini, Kepemimpinan OD-SK sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur, tetap mendapat dukungan dari DPRD Provinsi Sulut sebagai wakil resmi suara rakyat Sulut serta partai politik yang tidak memiliki wakil di lembaga tersebut.
Demikian pula dukungan dari berbagai kelompok yang berlatar belakang professional, sosial, akademisi, keagamaan, dll, sehingga stabilitas daerah tetap terjaga.
2. PERTUMBUHAN EKONOMI:
Dalam Kepemimpinan OD-SK selama ini, Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Utara pada thn 2018 mencapai 6,01% diatas rata2 nasional sebesar 5,17%. Di tahun mendatang jika OD-SK terpilih kembali, dipastikan pertumbuhan ekonomi akan meningkat karena Program Pembangunan OD-SK sangat menjanjikan, seperti pembangunan infra-struktur ekonomi yang telah, sedang dan akan dilaksanakan seperti jalan tol, perluasan dan pembangunan pelabuhan udara yang baru (Manado, Satal, BolMong), tenaga listrik, penetapan Likupang sebagai salah satu superprioritas destinasi wisata, KEK Bitung, Kawasan Industri BolMong, Industri Perikanan Satal, dll.
Demikian juga terbangunannya infra-struktur sosial seperti Rumah Sakit Umum Daerah di Manado yang akan dilengkapi dengan fasilitas kedokteran modern, Bendungan untuk proyek air minum, dimana kualitas airnya makin baik serta kuantitas pemakainya akan bertambah dan berbagai proyek serta program lain kedepan.
Berbagai program Pembangunan ini, disamping akan dibiayai oleh APBN dan APBD, pasti akan masuk investasi dari pihak swasta, baik dalam negeri maupun asing termasuk pemanfaatan teknologi maju, yang semuanya berdampak multi efek bagi kemajuan Sulut.
3. PERLUASAN DAN PENYERAPAN LOWONGAN PEKERJAAN:
Program Pembangunan OD-SK sebagaimana disebut dalam butir 2 diatas, akan mendorong terbangunnya berbagai fasilitas penunjang lainnya.
Misalnya pembangunan Likupang sebagai super prioritas destinasi wisata, akan muncul pembangunan hotel (berbintang maupun tidak berbintang), jasa transportasi, pelabuhan, restoran (dari yang berkelas sampai tingkat kuliner), jasa perbankan, travel biro, dll.
Demikian juga dengan proyek yang lain yang sedang dan akan dilaksanakan sesuai program yang disampaikan dalam kampanye baik pada debat para Paslon, maupun tatap muka dengan para masyarakat.
Jika itu semua terlaksana, pasti akan menyerap ratusan ribu tenaga kerja dari berbagai strata sosial dan pendidikan disamping yang sudah terserap pada proyek-proyek yang telah selesai dibangun.
4. PEMBERDAYAAN PETANI DAN NELAYAN SERTA UMKM:
