Advertorial

Caroll Senduk Lantik Edwin Roring Sekkot Tomohon

Caroll Senduk Lantik Edwin Roring Sekkot Tomohon
Caroll Senduk (Ist)

Tomohon, BeritaManado.com — Edwin Roring, resmi menduduki kursi orang nomor 3 di Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon, yaitu Sekertaris Kota, setelah dilantik Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk, Jumat (23/7/2021), di Tomohon.

Edwin Roring sebelum dirinya dilantik menjadi “Panglima” para Aparatur Sipil Negara (ASN) ini, terlebih dahulu melewati Seleksi Terbuka (Selter) Sekkot Tomohon, yang dimulai 9 Juni 2021, bersama 12 pejabat lainnya.

Menariknya, Edwin Roring yang adalah Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut ini, merupakan satu-satunya Pejabat Pemprov yang mengikuti Selter tersebut. (Baca: Kursi Sekkot Tomohon Diperebutkan 12 Pejabat, 1 dari Pemprov Sulut)

ADVERTISEMENT

Pada tahap Administrasi, Edwin Roring terus melaju bersama 11 peserta lainnya, hanya Kadis Pariwisata, Masnah Pioh yang tidak memenuhi persyaratan dan dinyatakan tidak lolos. (Baca: Selter Sekkot, Edwin Roring vs Pandeirot Cs Lanjut Tarung di Assesmen)

Tahapan dilanjutkan ke Assesment dan hasilnya, Panitia Seleksi yang diketuai, Femmy Suluh, mengeluarkan 3 nama menjadi kandidat Sekkot Tomohon dan menyampaikan hasilnya ke Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk disampaikan ke Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey.

Di mana selain Edwin Roring, lainnya yang lolos yakni, Kadis Pendidikan Kota Tomohon, Dolfien Karwur dan Kaban Keuangan Kota Tomohon, Geraldus Harry Mogi. (Baca: 3 Nama Ini Lolos Calon Sekkot Tomohon, Edwin Roring Perkasa)

Olly Dondokambey, menerima hasil assesment dan memutuskan untuk mengirimkan 1 nama ke Kementrian Dalam Negri (Kemendagri), yakni Edwin Roring.

Kepastian itu disampaikan Gubernur Olly, Rabu (23/6/2021). (Baca: SEKKOT TOMOHON: Gubernur Olly Dondokambey Kirim Nama Edwin Roring ke Kemendagri)

Dan akhirnya, Kemendagri merestui mantan Sekda Kabupaten Sangihe ini, sehingga Wali Kota Tomohon menindak lanjutinya dengan mengeluarkan Surat Keputusan bernomor 821.2/BKPSDMD/SK/VII/35/2021, tentang Pengangkatan Pada Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekertaris Daerah Kota Tomohon.

Dengan begitu, berakhirlah masa jabatan Pj Sekkot Tomohon, Jemmy Ringkuangan, yang telah bekerja selama kurang lebih 5 bulan, sejak 18 Februari 2021-23 Juli 2021. (Baca: Jemmy Ringkuangan: Terima Kasih Tomohon, Selamat Bertugas Sahabat Edwin Roring)

Kini, Edwin Roring segera menjalankan tugas negara sebagai Sekertaris Kota Tomohon dengan tugas awalnya yaitu menghadapi pandemi Covid-19. (Baca: Dilantik Sekkot Tomohon, Ini “Warning” Edwin Roring Kepada ASN)

Wali Kota Caroll Senduk, mengharapkan Edwin Roring bekerja sepenuh hati sesuai tugas dan tangung jawabnya.

“Pak Edwin yang sudah pernah menjabat Sekda Sangihe pastinya lebih memahami tugasnya,” kata Senduk. (Baca: Edwin Roring Sah Kendarai DB 6 G, Caroll Senduk Beri Tugas Awal)

Caroll Senduk Beri Tugas Awal

Caroll Senduk Lantik Edwin Roring Sekkot Tomohon
Sekkot Edwin Roring saat diwawancarai (BeritaManado.com)

Caroll Senduk, ketika diwawancari sesaat pelantikan mengatakan, kiranya Sekot terus bekerja sesuai tupoksi yang ada.

“Harapan kedepannya, sesuai yang saya sudah sampaikan selalu, untuk kerja, kerja, kerja sesuai apa yang menjadi tupoksinya,” ujar Caroll Senduk.

Ia pun jug mengatakan untuk hal-hal teknis sebagai Sekot, sudah tentu Edwin Roring sudah mengetahui karena pernah sebagai Sekda Sangihe.

“Seperti sambutan saya tadi. Pak Edwin yang sudah pernah menjabat Sekda Sangihe pastinya lebih memahami tugasnya,” katanya.

Senduk kemudian menambahkan, sudah memberikan tugas awal yang harus diemban Edwin Roring.

“Selain kordinir para ASN, tugas utama dan yang utama yaitu penanggulangan Covid-19 ini,” tandas Caroll.

Jemmy Ringkuangan: Terima Kasih Tomohon, Selamat Bertugas Sahabat Edwin Roring

Caroll Senduk Lantik Edwin Roring Sekkot Tomohon
Jemmy Ringkuangan saat diwawancarai sesaat menghadiri Pelantikan dan serah terima jabatan Sekertaris kota Tomohon kepada Edwin Roring (BeritaManado.com)

Kursi Sekertaris Kota (Sekkot) Tomohon resmi beralih pemilik dari Jemmy Ringkuangan kepada Edwin Roring yang kini menjabat secara definitif.

Jemmy Ringkuangan menjabat sebagai Penjabat Sekertaris Kota Tomohon, sejak 18 Februari 2021 – 23 Juli 2021, juga pernah menjabat Pelaksana Tugas Wali Kota Tomohon, sebelum Caroll-Wenny dilantik. (Baca: https://beritamanado.com/jadi-pejabat-sekot-tomohon-jemmy-ringkuangan-pelaksana-harian-wali-kota/)

Kepada BeritaManado.com, Jemmy Ringkuangan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada masyarakat dan jajaran Pemeritah Kota Tomohon.

Caroll Senduk Lantik Edwin Roring Sekkot Tomohon

“Saya sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen masyarakat Kota Tomohon dan Pemerintah Kota Tomohon, khususnya kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” ujar Jemmy.

Ringkuangan mengatakan, dirinya telah mendapat banyak sekali pelajaran dan pengalaman saat bertugas di Kota Religi ini.

“Saya banyak mendapat pelajaran dan pengalaman yang baru bersama pak Caroll Senduk dan Wenny Lumentut. Kota ini akan mempunyai cerita sendiri dalam perjalanan hidup saya secara pribadi,” katanya.

Dirinya juga menambahkan, selamat bertugas Sahabat Edwin Roring.

Ini “Warning” Edwin Roring Kepada ASN

Caroll Senduk Lantik Edwin Roring Sekkot Tomohon
Caroll Senduk saat melantik Edwin Roring Sebagai Sekertaris Kota Tomohon (istimewa)

Edwin Roring kini sah menjadi “Panglima” para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Tomohon, setelah dilantik Sekertaris Kota (Sekkot) Tomohon, oleh Wali Kota Tomohon, Caroll Seduk.

Ketika diwawancarai, Edwin Roring mengatakan dirinya siap menjalankan tugas awal yang diberikan oleh Wali Kota.

“Sementara ini Pemkot Tomohon sedang menjalankan penanganan Covid-19. Jadi kita akan fokus untuk permasalahan pandemi ini. Kita Tracing kembali, agar penanganan sesuai dengan target dan sasaran,” ungkapnya.

Roring juga memberikan warning bagi ASN kota sejuk ini.

“ASN itu ada sumpah janji sebagai PNS, ada tupoksi masing-masing. Jadi bekerjalah sesuai tupoksi, jangan karena like dislike, tapi kita on the track saja, agar tugas tidak ditinggalkan. Paling jelek jika ada pembiaran dari para aparatur negara,” tandasnya.

(Dedy Dagomes)