
Manado – Menyaksikan fenomena alam Supermoon dengan jarak paling dekat ke bumi (perigee) akan terjadi pada tanggal 14 November 2016 malam, 15 November dinihari. Salah satu tempat terbaik untuk menyaksikan momen langka tersebut adalah Bukit Tetempangan di Desa Koha, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa milik keluarga Wenny Lumentut.
Menurut akademisi, Max Wilar, istilah Supermoon digunakan untuk pertama kali oleh astrolog Richard Nolle pada tahun 1979. Supermoon terakhir adalah pada abad ke-20, yakni tanggal 25 Januari 1948. Supermoon 14 November 2016 merupakan yang berada di jarak paling dekat dengan bumi di abad ke-21.
“Momen Supermoon 14 November 2016 sangat sayang untuk dilewatkan. Waktu terbaik menikmati Supermoon 14 November 2016 adalah ketika baru terbit di atas cakrawala timur. Terlihat lebih besar dan lebih terang. Supermoon dengan lansekap gunung, bukit, dedaunan dan laut akan menyatu dalam misteri kebesaran sang pencipta. See you at Tetempangan Hill,” jelas Max Wilar. (**/jerrypalohoon)
