
BeritaManado.com — Komitmen Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda dalam membangun budaya keselamatan kerja kembali mendapat pengakuan.
Dalam Apel Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 yang digelar di Kota Bitung, Minut menerima penghargaan langsung dari Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, Rabu (25/2/2026).
Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Bupati Minut, Kevin William Lotulung, yang hadir bersama jajaran Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Kepala Dinas Kesehatan Minut.
Minahasa Utara menjadi satu dari sembilan kabupaten/kota di Sulawesi Utara yang dinilai serius dan konsisten dalam menerapkan prinsip-prinsip K3.
Penghargaan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk apresiasi atas upaya nyata pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan bagi para pekerja.
Peringatan yang dipusatkan di Bitung tahun ini mengangkat tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.”
Tema tersebut menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, dan para pekerja untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman sekaligus produktif.
Dalam sambutannya yang membacakan amanat Menteri Ketenagakerjaan RI, Gubernur Yulius mengingatkan angka kecelakaan kerja di Indonesia masih tergolong tinggi.
Sepanjang 2024, tercatat ratusan ribu kasus kecelakaan kerja secara nasional.
“Setiap kecelakaan adalah alarm. Itu tanda bahwa ada celah yang harus segera kita benahi bersama,” tegasnya di hadapan peserta apel.
Ia juga mengingatkan keselamatan kerja tidak boleh hanya dianggap sebagai urusan administrasi atau kewajiban formal semata. Lebih dari itu, K3 harus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.
“K3 bukan sekadar aturan. Ini adalah nilai. Setiap pekerja berhak pulang dengan selamat ke keluarganya. Produktivitas dan keselamatan harus berjalan seiring,” ujarnya.
Penghargaan yang diterima Minut menjadi bukti bahwa komitmen membangun sistem kerja yang aman dan sehat bukan hanya slogan. Pemerintah daerah terus mendorong pembinaan, pengawasan, serta edukasi agar standar keselamatan benar-benar diterapkan di berbagai sektor kerja.
Dengan capaian ini, Minahasa Utara diharapkan bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam menumbuhkan budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan.
(***/Alfrits Semen)
