
Bitung—Potensi perikanan Kota Bitung begitu menjanjikan. Namun sayangnya, Pemkot Bitung sendiri mengalami kekurangan modal untuk mengembangkan potensi sehingga pengelolaanya dinilia kurang maksimal.
Hal ini tetungkap dalam Workshop Prospek Pembiayaan Sektor Perikanan Tangkap di Prov Sulut, Kamis (10/5). Kegiatan ini diselenggarakan Pemprov yang bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) dan Kementrian Kelautan Perikanan yang diikuti Wakil Walikota Bitung, Max Lomban.
“Diharapkan dengn adanya workshop ini, ada solusi dalam hal permodalan karena seperti yang kita ketahui Kota Bitung mempunyai potensi laut yang besar tetapi kurang dalam hal permodalan,” kata Kepala Kantor Perwkilan BI Sulut, Suhaedi.
Sementara itu, Lomban dalam acara ini tampil sebagai salah satu pemateri. Dimana ia mewakili walikota menyampaikan materi tentang Prospek Perikanan di Kota Bitung.
“Sebaiknya dalam hal pengawasan harus leih ketat di pengawasan darat dan peratasan dan melongarkan pengawasan di laut, pengawasan di darat dalam hal administrasi dan perijinan sehinga para nelayan sudah tidak ada permasalahan ketika melaut,” kata Lomban ketika membawakan meteri.
Hadir juga dalam workshop ini Kadis Perikanan dan Kelautan Pemprov Sulut, Joy Korah mewakili Gubernur, Direktur KKP, Bambang Sutedjo, Kepala Devisi Bisnis Program BRI Pusat, Teten Djaka Triana, para pelaku perikanan Kota Bitung, perbangkan yang ada di Kota Bitung.(en)
