
Manado, BeritaManado.com — Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara memanfaatkan penyelenggaraan Festival Tulude 2026 sebagai sarana strategis untuk mendorong pengendalian inflasi daerah dan percepatan digitalisasi transaksi di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan High Level Meeting (HLM) TPID–TP2DD Kabupaten Kepulauan Sangihe pada 30 Januari 2026, yang dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta jajaran pejabat pemerintah daerah.
Forum ini menjadi wadah koordinasi strategis dalam memperkuat pengendalian inflasi daerah sekaligus mempercepat dan memperluas digitalisasi transaksi pemerintah daerah.
Selain itu, Bank Indonesia juga mendorong penggunaan transaksi non-tunai dengan memberikan voucher diskon QRIS kepada pengunjung pameran dan bazar UMKM yang digelar dalam rangka HUT ke-601 Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Kami juga memberikan insentif transaksi digital melalui QRIS kepada 1.000 pengunjung pameran dan bazar UMKM dalam rangka HUT ke-601 Kabupaten Kepulauan Sangihe,” kata Kepala Perwakilan BI Sulut, Joko Supratikto.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman masyarakat dalam bertransaksi digital sekaligus memperluas ekosistem ekonomi digital, khususnya di wilayah kepulauan dan perbatasan.
Ke depan, Bank Indonesia akan terus mendorong sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya guna menjaga stabilitas ekonomi daerah serta mempercepat transformasi digital di Sulawesi Utara.
(***/srisurya)
