Agama dan Pendidikan

Berkomitmen Jadikan Fisip Unsrat Sebagai Pusat Transformasi Pendidikan

Novi PiohNovi R. Pioh salah satu kandidat calon Dekan Fisip Unsrat

Manado – Setelah melewati proses yang panjang, akhirnya pemilihan Dekan Fisip Unsrat sudah di depan mata, berbagai janji politik pun kian berdatangan dari bakal calon yang maju sebagai kandidat. Namun ada yang menarik dari salah satu bakal calon yang akan bertarung pada pemilihan besok, Dr. Drs. Novi R. Pioh, Msi merupakan kandidat yang menjanjikan sebuah visi yang sangat menarik, yakni menjadikan Fisip Unsrat sebagai pusat transformasi pendidikan bukan hanya dikawasan Sulawesi namun Asia Pasifik.

“Ini merupakan impian terbesar dalam hidup saya, namun untuk mencapainya memanglah tidak mudah perlu sinergitas yang baik antara semua civitas yang ada di Fisip Unsrat, namun jika Tuhan berkehendak untuk saya memimpin Fisip, maka saya yakin Tuhan juga akan memberikan saya kesempatan untuk merealisasikan impian tersebut,”ujar Novi ketika ditemui wartawan BeritaManado.com.

Lebih jauh Novi menambahkan bahwa selain ingin menjadikan Fisip sebagai pusat transformasi, dirinya juga akan membangun sinergitas yang lebih baik lagi antara dosen dan mahasiswa serta tenaga kerja yang ada di Fisip Unsrat, sedangkan untuk kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler mahasiswa Novi berjanji bahwa akan menggelar ivent-ivent besar sekaligus mensosialisasikan Fisip Unsrat kepada masyarakat luas dan akan mengadakan pelatihan-pelatihan kepemimpinan yang berbasis wawasan kebangsaan untuk melatih mental mahasiswa sebagai seorang agen perubahan.

“Sinergitas yang baik merupakan kunci kesuksesan yang baik, jadi kedepannya saya akan membangun sinergitas baik antara mahasiswa dan dosen serta dosen dan tenaga kependidikan sehingga masalah-masalah kesalahan administrasi dapat diatasi secara teliti, sedangkan untuk kegiatan mahasiswa, saya akan menggandeng unit kegiatan mahasiswa (UKM) kemudian kita akan sama-sama mengadakan berbagai ivent-ivent besar agar nama Fisip Unsrat lebih dikenal masyarakat luas dan lebih memperbanyak dialog-dialog mengenai permasalahan yang terjadi baik itu dikalangan akademik, daerah maupun nasional agar para mahasiswa dan mahsiswi kita bisa menyadari bahwa merekalah agen perubahan di Negara ini,” tandasnya. (Risat)

 

 

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara