
Ratahan – Warga masyarakat pengguna jalan Pangu-Ratahan mendesak Gubernur Sulut DR Sinyo H. Sarundajang melalui instansi teknis terkait, dalam hal ini Dinas PU Provinsi untuk segera melakukan perbaikan jalan provinsi tersebut. Dimana selain kondisi kerusakannya sudah sangat parah, jalur penghubung Kabupaten Minahasa, Mitra dan Boltim ini juga menjadi ancaman besar terjadinya kecelakaan lalu lintas bagi pengguna jalan.
Meski kondisi jalan provinsi ini sangat parah keadaannya, namun warga menilai pihak Pemprov Sulut terkesan cuek dan tak mau ambil pusing dengan kondisi jalan tersebut. Hal ini sendiri diungkapakan warga tak hanya berdampak bagi pengguna jalan, akan tetapi berdampak pada kehadiran investor di daerah ‘pemulihan’ Minahasa Tenggara (Mitra).
“Tak hanya menjadi ancaman keselamatan pengguna jalan, jika Pemprov terus membiarkan kondisi jalan Pangu-Ratahan terus seperti ini, tak satu pun investor yang mau menanamkan modalnya di Mitra. Kalo terus dibiarkan seperti ini, tentu menjadi kerugian bagi Mitra,” tegas Yafet Rumondor dan Frangky Matu warga Mitra.
Lanjut, Rumondor dan Matu kemudian mendesak Pemprov Sulut untuk segera menindaklanjuti akan keluhan dari masyarakat ini. Sebab jika terus dibiarkan, dampaknya akan semakin besar baik untuk pengguna jalan, masyarakat dan pemerintah Minahasa Tenggara.
“Pemkab Mitra juga jangan tunggu bola, dierah seperti saat ini pemerintah harus lebih bijak menyikapi akan persoalan yang ada ditengah-tengah masyarakat. Untuk itu Pemkab Mitra harus jemput bola, bukan tunggu ditempat. Baik Pemprov Sulut dan Pemkab Mitra harus memikirkan keselamatan pengguna jalan, bukan hanya diam. Ini harus segera ditindaklanjuti,” pungkas kedua mahasiswa Unima Tondano.(dul)
