


Manado – SMA Negeri 7 Manado dua tahun terakhir ini menjadi sangat populer hingga ke mancanegara terkait sekolah percontohan berbasis lingkungan.
Terbukti wakil Sulawesi Utara ini meraih prestasi dan penghargaan Adiwiyata sebanyak dua kali. Tapi sayang untuk tahun ini dari informasi yang diperoleh BeritaManado.com, sekolah yang terletak di bilangan Teling ini terancam gagal memperoleh prestasi dan penghargaan serupa.
Hal itu dikarenakan oknum kepala sekolah (kepsek) itu sendiri yang dinilai gagal menjaga lingkungan sekolah tersebut. Betapa tidak, dengan susah payah dan bertahun-tahun lamanya lingkungan di sekolah tersebut dijaga dan dipelihara oleh kepala sekolah sebelumnya agar tetap hijau dan asri, tiba-tiba ditebang oleh oknum kepsek yang baru. (jrp)

Jangan sembarang menuduh org! klo perlu bukti yg nyata langsung datang ke SMA7 dan lihat ada perubahan disana.. :)
Jangan2 wartawan ini kepsek tidak kasi uang? Ckckckckkcckck
Org Kepsek lama yg skt hati. Maju terus SMA 7 ku. Generasi muda hebat cetak terus.
pohon itu di pangkas krn ada penataan sekolah. jadi jgn asal menuduh org . karena buktinya SMA N 7 Manado sekarang terlihat lebih indah,sejuk, dan tertata . bahkan siswa-siswi di sana baru-baru ini melakukan penanaman bersama, dan juga ada banyak tanaman baru yg di tambahkan .
Adiwiyata saya kira penghargaan kepada sekolah SMA 7 yang berwawasan lingkungan (karena ada pohon2)yang didapat pada Kepsek sebelumnya tapi karena kebijakan Kepsek yang baru pohon itu ditebang……
seharusnya Kepsek yang baru dapat penghargaan, yaitu Adibingslamet
hhmm…liat nanti jo… ini kejadian kapan.. klo memang ini pohon pohon bertumbu ulang brarti tujuan kepsek baik..
tapi klo sebaliknya yach haruz di usut
di dunia ini ternyata masih ada orang buka leptop atau BB lia foto pohon SMA 7 yang di pangkas…… lia bae-bae itu foto eh tanda “?”. itu bukan di pangkas tapi da potong…… ini musti di usut,…. oleh Walikota lewat dinas pendidikan.
berpikir yg logis, mengapa pohon” di SMA 7 itu di tebang… ?!?!
tetapi sbenarx menurut saya, pohon itu tidak di tebang !
melainkan dlm tnda kutib di “pangkas” agar bertumbuh tunas baru…
kalo blh, jgn melihat sesuatu, hanya dari 1 sisi…
melainkan dari faktor” lain, yg terkait dgn hal trsebut
CAT :: jgn melimpahkan kesalahan pada kepsek <<<