Sayangnya, karena hal itu, Pingkan mendapat perundungan yang luar biasa, tidak hanya disampaikan secara langsung tapi juga lewat media sosial dan lainnya.
Hal yang tentu tidak mudah dilewatinya, tapi Pingkan menujukkan kedewasaan luar biasa dengan menerima semua tudingan dan kritikan yang diberikan kepadanya bahkan masih bisa membalas dengan santun.
“Mau bagaimana lagi kan, yang penting saya fokus dulu dan tetap berjuang, tetap berkarya,” kata Pingkan.
Kisah perjuangan yang disampaikan pun membuat Dr Natalia Lengkong mengatakan, setiap orang punya perjuangannya masing-masing sehingga tidak adil jika ada yang menyatakan bahwa yang 1 lebih hebat dari yang lain.
Apa yang dialami oleh para perempuan masa kini kemudian menjadi contoh bagaimana Radeng Ajeng Kartini dan Maria Walanda-Maramis berjuang di masanya.
“Keduanya punya latar belakang berbeda. Keluarga, daerah asal dan budaya serta tantangan yang dihadapi. Jawa dan Sulawesi tentu berbeda kan dan itu dihadapi oleh keduanya. Mereka berhasil dalam perjuangannya, lantas apa yang bisa kita lakukan sebagai perempuan masa kini? Buktikan,” kata Natalia.
Diskusi Kartini-Maramis ini terjalin atas kerjasama Forum Perempuan Jurnalis Perempuan Indonesia Sulawesi Utara (FPJI Sulut) dan NutriHub Manado, serta didukung oleh Ikatan Wartawan Online Sulawesi Utara (IWO Sulut), PT. MSM, PT Berlian Kharisma Pasific dan Q Master.
Kerjasama dengan Nutrifood memang telah terjalin sejak sejumlah kegiatan sebelumnya. Ini karena Nutrifood mengedepankan 4 pilar dalam setiap programnya, yaitu Health, Education, Green dan Inclusivity.
Sebagai perusahaan yang konsisten dan komitmen untuk membantu masyarakat Indonesia agar punya gaya hidup sehat, Nutrifood juga memberi dukungan penuh bagi generasi muda lewat komunitas-komunitas yang ada untuk bersinergi dalam berbagai program sesuai 4 pilar tersebut.
(***/Srisurya)
