Kondisi tersebut menyebabkan jalan belum dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kodam XIII/Merdeka bergerak cepat melakukan penanganan darurat.
Melalui Dandim 1301/Sangihe, Kodam XIII/Merdeka memerintahkan Danramil 1301-02/Siau beserta personel untuk terjun langsung ke lokasi terdampak.
Personel TNI dikerahkan untuk membantu proses pencarian dan evakuasi korban banjir bandang.
Penanganan darurat dilakukan bersama unsur Polri dan pemerintah daerah setempat.
Sebagai bentuk respons cepat, Kodam XIII/Merdeka juga menyiapkan dukungan dua peleton personel TNI.
Personel tersebut terdiri dari unsur satuan tempur, bantuan tempur, balak, serta personel Bekangdam.
Dukungan logistik turut disiapkan, meliputi kendaraan truk, perlengkapan lapangan, tenda, pailbad, dan aldurlap.
Seluruh perlengkapan tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan para pengungsi di lokasi terdampak.
Rencana pergeseran personel akan menggunakan Kapal Feri Lokon Banua milik Pemerintah Daerah Kepulauan Sitaro.
Keberangkatan direncanakan melalui Dermaga PSDP Bitung.
Pergeseran pasukan dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca serta faktor keselamatan.
Kodam XIII/Merdeka memastikan akan terus bersinergi dengan seluruh pihak terkait dalam penanganan bencana banjir bandang di wilayah Siau.
(***/srisurya)
