Politik dan Pemerintahan

Bahlil Lahadalia Ngotot ke Manado Sendiri: “Banyak Kenangan di Sini sejak Saya Masih Mahasiswa”

Christiany Eugenia Paruntu, Bahlil Lahadalia, dan M. Sarmuji dalam kegiatan Musda Partai Golkar Sulawesi Utara.
Christiany Eugenia Paruntu bersama Bahlil Lahadalia dan M. Sarmuji saat menghadiri Musda Partai Golkar Sulawesi Utara. Bahlil mengaku memiliki banyak kenangan pribadi di Manado sejak masa mudanya. (Foto: BeritaManado.com)

Penulis: Alfrits Semen | Manado

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memilih hadir langsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Utara menolak keras untuk diwakilkan siapapun. Alasannya sederhana namun menyentuh: Manado menyimpan terlalu banyak kenangan baginya.

Musda yang berlangsung Sabtu, 11 April 2026 itu menjadi momen nostalgik bagi Bahlil.

Di hadapan kader Golkar se-Sulawesi Utara, ia berterus terang soal kedekatannya dengan Kota Manado yang sudah terjalin sejak masa mudanya.

“Waktu itu saya sering ke Manado, saat masih Ketua HIPMI. Banyak kenangan di sini. Sejak mahasiswa saya sering ke sini,” ujar Bahlil disambut antusias para kader yang hadir.

Kedekatan emosional itulah yang mendorong Bahlil bersikeras turun langsung.

Ia tidak ingin momen Musda Golkar Sulut berlalu begitu saja tanpa dirinya menginjakkan kaki kembali di kota yang menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

“Makanya begitu mau Musda Golkar, saya katakan tidak boleh ada yang mewakili saya. Saya akan datang sendiri untuk melihat jejak-jejak lama,” kata Bahlil, sembari tertawa.

Mantan Menteri Investasi yang kini memimpin partai berlambang pohon beringin itu pun tampil dengan gaya komunikasinya yang khas, santai, humoris, dan dekat dengan audiens.

Ia sempat membandingkan karakter masyarakat Indonesia Timur, menyebut NTT dan Manado sama-sama “keras” namun memiliki keunikan masing-masing yang ia kagumi.

Dalam sambutannya, Bahlil juga memperkenalkan sejumlah kader muda Golkar yang kini menduduki posisi strategis di pemerintahan.

Ini menjadi sinyal kuat bahwa regenerasi di tubuh Golkar berjalan serius di bawah kepemimpinannya.

Kehadiran langsung Bahlil di Musda Golkar Sulut dinilai menjadi momentum penting bukan hanya untuk konsolidasi internal partai, tetapi juga untuk memperkuat ikatan emosional antara pimpinan pusat dan kader-kader daerah yang selama ini menjadi tulang punggung Golkar di Sulawesi Utara.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara