Oleh : Ni Kadek Putri Noviasih, S.Sos.H
(Sambungan) Ada tiga pertanyaan penting yang akan coba kita bicarakan yaitu:
(1) Apakah Jiwa;
(2) Dari mana datangnya jiwa dan
(3) ke manakah jiwa pergi ketika kita mati? Pada bagian ini kita bahas pertanyaan pertama dan kedua. Sedangkan pertanyaan ketiga akan kita bahas dalam pembicaraan tentang Reinkarnasi. Untuk menjawab pertanyaan pertama dan kedua akan dijelaskan sedikit tentang asal-usul manusia menurut agama.
Penciptaan Manusia menurut Mitologi Yunani Menurut mitologi Yunani manusia pertama kali diciptakan oleh tiga orang dewa yaitu Amos, Promoteus, dan Epimetius. Mereka bertiga mula-mula membuat patung dari tanah liat yang menyerupai dewa. Amos kemudian menghembuskan nafas kehidupan ke dalam hidung patung. Minerva, putri dewa Yupiter menganugrahkan jiwa dan dengan demikian bersemilah hidup dalam patung itu. Dengan demikian terciptalah manusia pertama di dunia ini. Bagaimana ia berkembang biak? Dengan siapa manusia pertama itu kawin memang tidak dijelaskan.
Penciptaan Menurut agama-agama rumpun Yahudi Menurut kepercayaan Yahudi Kristen alam beserta isinya termasuk manusia diciptakan
dalam enam hari. Pada hari pertama Yahweh (Tuhan orang Yahudi) menciptakan langit dan bumi. Pada hari kedua Yahweh menciptakan siang dan malam. Pada hari ketiga ia menciptakan sayuran-sayuran dan pohon buah-buahan. Pada hari keempat ia menciptakan dua buah sinar, yang satu lebih besar (matahari) untuk menerangi siang, sinar yang lebih kecil (bulan) untuk menerangi malam.
Pada hari kelima ia menciptakan khewan temasuk ikan dan burung-burung. Pada hari keenam ia menciptakan manusia dari tanah liat yang menyerupai diriNya. Kemudian Yahweh menghembuskan nafas hidup kedalam hidungnya, demikianlah manusia menjadi mahluk yang hidup. Dan untuk membuatkan taman bagi manusia pertama itu Yahweh lalu mengambil satu tulang rusuk manusia itu, dan tulang rusuk itu kemudian dijadikan wanita. Karena kedua manusia ini memakan buah larangan, maka mereka kemudian diusir dari surga.
Demikianlah asal-usul manusia menurut Perjanjian lama, merupakan suatu peristiwa kejatuhan karena suatu dosa. Manusia pertama itu disebut Adam (adama dalam bahasa Hibrani berarti tanah) dan yang perempuan disebut Eva (Hawa).Di bumi mereka mempunyai 3 dua anak laki-laki, namanya Cain dan Abel. Cain cemburu karena persembahan Abel diterima oleh Yahweh. Cain membunuh Abel. Cain lalu pergi ke tanah Nod, disana ia kawin dengan seorang wanita. Jika Adam dam Hawa adalah manusia pertama, siapa wanita yang dikawini oleh Cain? Siapakah bapak dan ibu wanita ini? Agama Islam juga mengatakan bahwa manusia diciptakan dari tanah liat. dam diakui sebagai manusia pertama dam disebut Nabi Adam. Hawa diciptakan dari bagian tubuh Adam. Al Quran, Kitab suci orang Islam berkali-kali menegaskan bahwa Allah menciptakan manusia dari tanah dan kemudian dari air yang hina (mani). Ikan dan Hewan diciptakan dari air.
Doktrin penciptaan versi rumpun Yahudi mendapat serangan yang hebat dari ilmu pengetahuan. Charles Darwin mengemukakan teori evolusi yang terkenal, yang menyatakan bahwa alam dan kehidupan di dunia ini berkembang secara perlahan. Mulai tingkatan terendah sampai pada tahapnya sekarang diperlukan waktu berabad-abad. Bukan hanya enam hari.
Seorang teolog Kristen, DR. Olaf Schuman mengatakan bahwa kepercayaan tentang penciptaan Adam dan Hawa versi Injil adalah mitologi belaka, yang dipengaruhi oleh mitologi tentang Promoteus dalam mitologi Yunani.
DR. Franj Dahler SJ. seorang Pastor mengatakan bahwa Adam dan Hawa bukanlah manusia historis, bukan manusia yang pernah hidup seperti kita, tapi hanyalah manusia simbolis, hanya manusia kiasan.
Dari kalangan Islam, misalnya Ali Akbar, penulis buku “Manusia dan Tuhan” menduga sebelum Nabi Adam yang selama ini secara umum dianggap sebagai manusia atau nabi pertama, sebenarnya mungkin telah ada ribuan adam-adam sebelumnya. Hanya tidak dijelaskan bagaimana adam-adam itu diciptakan.
Penciptaan menurut Agama Hindu
Penciptaan dalam agama Hindu dijelaskan dalam Prasna Upanishad sebagai berikut: “Pada awalnya Sang Pencipta (Tuhan) merindukan kegembiraan dari proses penciptaan. Dia lalu melakukan meditasi. Lahirlah Rayi, jat ataumateri dan Prana, roh kehidupan, lalu Tuhan berkata: “kedua hal ini akan melahirkan kehidupan bagiku”. Demikianlah mahluk hidup diciptakan, melalui suatu perkembangan perlahan dari dua unsur yang mula-mula diciptakan Tuhan sehingga mencapai bentuk-bentuknya sekarang.
Bagaimanakah alam semesta diciptakan? Mundaka Upanishad menyebutkan : “Seperti 4 laba-laba mengeluarkan dan menarik benangnya, demikianlah alam semesta ini muncul dari Tuhan Yang Maha Esa”. laba-laba mengeluarkan jaringnya secara perlahan-lahan dari perutnya. Menurut penelitian ilmiah modern, alam semesta kita sampai sekarang masih berkembang secara perlahan-lahan. menurut teori ledakan besar (big bang) alam semesta ini dari titik kecil perlahan-lahan berkembang makin membesar seperti balon karet yang ditiup. Dari pernyataan di atas jelaslah menurut agama Hindu kehidupan pada alam semesta ini berkembang melalui evolusi. (*)
