Berita Utama

Andrei Angouw: Ngoni Pilih Pa Kita Itu Urusan Ngoni!

Andrei Angouw: Ngoni Pilih Pa Kita Itu Urusan Ngoni!
Andrei Angouw

Manado – Hal menarik sebelum dimulai pertemuan antara karyawan Coco Supermarket bersama komisi 4 DPRD Sulut, Senin (30/7) siang, salah-satu pemilik Coco, Andrei Angouw sempat nongol di gedung dewan.

Kesempatan ini digunakan oleh beberapa perwakilan karyawan untuk berdialog dengan politisi PDI-Perjuangan ini. Namun sayang harapan karyawan untuk mendapat respon positif dari orang yang dianggap paling berpengaruh di Coco Supermarket ini gagal menghasilkan kata sepakat. Bahkan, dialog dua belah pihak menjadi debat kusir.

“Kyapa ngoni mo intervensi,” ujar Angouw. “Bukan mo intervensi, cuma secara kekeluargaan sapa tau torang ada kata sepakat,” tampik salah-satu karyawan menyelah ucapan Angouw.

Bahkan karyawan tersebut sempat berucap perihal dukungan karyawan Coco kepada Angouw saat Pilcaleg lalu, namun ditampik Angouw. “Ngoni pilih pa kita itu urusan ngoni! Waktu kita bacalon kita pernah pangge ngoni pilih pa kita? Ngoni iko jalur hukum no,, tuntut jo secara hukum, itu depe jalan,” tukas anggota komisi 2 deprov ini.

Pernyataan karyawan bahwa secara nyata Coco Supermarket di Kelurahan Ranotana telah ditutup serta tidak memiliki cabang di tempat lain terus dibantah Angouw. “Jadi ngoni mo halangi Coco mo berkembang? ketusnya.

Diketahui, terkait sengketa antara karyawan dan manajemen Coco Supermarket, Disnakertras Kota Manado telah mengeluarkan Anjuran melalui surat Nomor. B. 257. D. 05/Naker/1.3/2012, tertanggal 17 Juli 2012, antara lain:

1 Agar Pengusaha (Coco Supermarket dan Departemen Store) membayar hak-hak pekerja sesuai Pasal 156 UU 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

2. Agar Pengusaha PT Gapura Utarindo Monditama (Coco Supermarket dan Departemen Store) membayar upah proses berdasarkan Pasal 155 ayat (2) UU No. 13 Tahun 2003 selama belum ada putusan dari Lembaga Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial belum ditetapkan, baik pengusaha maupun pekerja/buruh harus tetap melaksanakan segala kewajibannya.

3. Agar kedua belah pihak memberikan jawaban atas Anjuran tersebut diatas selambat-lambatnya 10 (sepuluh) hari setelah menerima Anjuran ini. (jerry)

17 tanggapan untuk “Andrei Angouw: Ngoni Pilih Pa Kita Itu Urusan Ngoni!”

  1. beginikah kualitas dari seorang AA sbgai wakil rakyat?…kata2nya terlalu rendah dn jauh dari nilai demokrasi.ya udah kalo gak mampu berbuat untuk rakyat lebih baik jadi ketua rt aja.hehehe…pak AA mungkin hanya mengejar kekuasaan daripada pengabdian.seandainya saja ada 10 orang wakil rakyat yg punya prinsip yg sama dgn AA ….sungguh tk bisa dibayangkn apa jadinya SULUT ke depan..banting stir jo jadi calo…ini negara demokrasi RAKYAT PUNYA HAK UNTUK BERSUARA.jangan ditutut ya pak.hehehe….

  2. Nemboleh pake orang model AA bagini… Kiapa PDIP kase kesempatan kang ? Ini bukti ketidakberesan merekrut kader yg masih mantah.

  3. Di saat seseorang terpilih jadi anggota dewan maka seharusnya dia sadar posisinya sudah sangat lain. Dia harus bisa membuang ego pribadinya jauh2, karena yang memilih dia jadi wakil rakyat adalah rakyat. Tapi ternyata AA tetap membawa ego pribadinya ketika berhadapan dengan rakyat yg telah memilihnya mewakili mereka. Sayang sekali…..

  4. alangkah indahnya jika dalam dialog tersebut Bpk AA yg terhormat menawarkan diri baik sebagai pribadi ataupun sebagai anggota dewan pilihan rakyat untuk memfasilitasi ” Memperjuangkan ” hak hak karyawan Coco tapi, biarlah apa yg telah terjadi / sikap,perkataan Bpk AA yg terhormat, semakin membuka mata kami siapa bpk sebenarnya …..
    mengutip kata bro pembaca :
    UNTUNG JO NDA JADI WALIKOTA …
    cuman ada satu kata sebagai komen dari postingan pembaca tsb yaitu … SEPAKAT.

  5. Andre A nggak bisa membedakan dirinya sendiri dalam kapasitas sebagai masyarakat biasa dan sebagai anggota dewan. Kalimat ‘ngoni kan tau kita nyanda pernah suruh suruh pa ngoni musti pilih pa kita’, adalah hal wajar kalo itu keluar dari masyarakat biasa tapi terasa sangat tidak etis ketika itu keluar dari mulut seorang politisi yang dipilih oleh rakyat. Seperti netter Masyarakat bilang, ekspektasi karyawan pasti melebihi ekspektasi mereka terhadap anggota dewan lain karena keterkaitan personal AA dgn perusahaan.

    Untung jo dia ndak jadi walikota.

  6. Saya sebagai Masyarakat kiranya bisa menyarankan Pak AA bisa lebih JELI dalam melihat permasalahan ini. Kayaknya kalau dilihat permasalahan yang ada para karyawan hanya meminta bantuan kepada Pak AA untuk bisa memobilisasikan permasalahan ini karena menurut karyawan Pak AA adalah anak dari Presiden Komisaris di COCO dan dilain Pihak Pak AA adalah salah satu anggota Dewan Provinsi yang dulunya waktu pemilihan pasti mereka memilih bapak dan karyawan pasti percaya dengan adanya Pak AA di Dewan pasti bisa menampung aspirasi mereka dulu sampai sekarang. Maka dari itu disini bisa dilihat apa salahnya kalau Pak AA memanfaatkan kondisi dalam arti Pak AA yang harus berinisiatif menyelesaikan masalah ini biar semua bisa di selesaikan dengan rasa tanggung jawab kepada karyawan sebagai anggota masyarakat pula. Kemudian kalau dilihat berita yang terakhir juga disitu sudah jelas di tulis bahwa Anjuran sudah di keluarkan oleh kadisnakertrans kota manado. Apa salahnya kalau DIBAYARKAN saja HAK-HAK karyawan, karena kalau sudah Anjuran dari Disnakertrans itu berarti sudah sesuai dengan Undang-undang yang berlaku, dan saya rasa apa salahnya kalau Pak AA menyarankan segera menyelesaikan hal ini kepada manajemen COCO karena kapasitas Bapak sebagai anak dari Presiden Komisaris, agar supaya karyawan bisa merasa lega dan senang bisa cepat terselesaikan dan pasti mereka akan mendukung dan mendoakan Pak AA agar bisa lebih Sukses dan Bijaksana. serta kayaknya juga dari antara karyawan tersebut pasti ada yang beragama muslim yang sementara berpuasa dan sebentar lagi akan merayakan hari besar mereka, dan pasti kalau sudah bisa terselesaikan alias sudah bisa dibayarkan Hak mereka, pasti mereka akan bisa merayakan hari besar mereka dengan rasa lebih senang dan leluasa, dan kalau tidak bisa terselesaikan…..waduhhhh tidak bisa di bayangkan kekecewaan yang akan mereka alami…, untuk bisa dibayangkan kalau seandainya Pak AA jadi mereka bagaimana…????.

  7. Bung Andre, ternyata anda hanyalah politisi sok peduli rakyat, urusan coco saja tidak mampu diselesaikan dengan arif dan bijaksana apalagi mau bermimpi jadi Walikota. Sebenarnya kalau anda mau pesangon ex karyawan coco sangat sedikit dibandingkan dengan asset anda, supaya anda sadar penderitaan dan jeritan ex karyawan, isteri dan anak2 yang menderita, ketika didengar Tuhan hanya akan menutup berkat2 dlm hidup anda,,,, bayar saja pak, tunjukan kepedulian anda sebagai wakil rakyat…

  8. Berarti pa AA ini bukan politikus apalagi politikus tulen..
    Lihat saja ini kata2 di hak jawabnya di atas:
    “menghujat saya dan menyerang saya secara politis”…
    Politikus koq takut di hujat dan di serang secara politis(??)?…

    Yang ini satu lagi ” ‘ngoni kan tau kita nyanda pernah suruh suruh pa ngoni musti pilih pa kita’”….
    Lah…pa AA brani bicara begini karna sudah terpilih…

    Kata2 begitu sih secara politis ngak gaul banget…
    Selesaikan saja secara baik2..repot2 amat!

  9. Gue heran banyak pengusaha yang nggak berani bayar hak2 pekerja baik itu pesangon gaji dll..
    Kalau dinyatakan pailit baru gue percaya nda bisa bayar..

  10. silahkan membela diri pak AA tp sebenarnya sedang terlihat siapa anda sebenarnya……….belajarlah pada politisi PDIP Ara sirait…yang selalu berani menang walau di curangi, tapi bermatabat, tdk seperti preman kampung

  11. Waduh… Beginihkah kualitas seorang Anggota DPRD Sulut dari PDIP !!! Koq bisanya bicara demikian : (“Ngoni pilih pa kita itu urusan ngoni! Waktu kita bacalon kita pernah pangge ngoni pilih pa kita?) Jadi apa yang diucapkan Dia (Andrei Angouw) ketika berkampanye waktu lalu ???

    —–

  12. Tambahan penjelasana hak jawab Andrei Angouw

    Pada poin 2 penjelasan saya, maksud dari perkataan saya tersebut adalah bahwa janganlah mencampuradukkan masalah usaha, hukum, dan politik. Dan saya sudah memberikan contoh untuk tidak melakukan hal tersebut. 

    Mengenai permasalahan antara COCO dan para mantan karyawannya, menurut saya hal itu adalah masalah hukum. Masalah perbedaan penafsiran undang undang antara COCO dan para mantan karyawan. Kalau secara musyawarah dan mufakat tidak ketemu, maka hal ini harus diselesaikan secara hukum, di pengadilan.

  13. Hak jawab Andrei Angouw,

    Mengenai berita tersebut diatas, berikut adalah tanggapan saya:
    1. Bahwa benar terjadi dialog antara saya dengan para mantan karyawan COCO. Dialog yg dilakukan dengan baik, tanpa emosi seperti yg coba dikesankan oleh berita diatas. Saya sendiri, sedangkan mantan karyawan COCO ada sekitar 40 orang.
    2. Dalam dialog, saya keberatan mengenai aksi para mantan karyawan tersebut yg dilakukan pada tgl 7 Juli yg menghujat saya dan menyerang saya secara politis. Saya menyampaikan bahwa saya tidak mencampur adukan masalah politik dan usaha, sehingga saat saya mencalonkan diri pun, saya tidak menyuruh nyuruh karyawan untuk memilih saya. Tidak ada kata ‘Ngoni pilih pa kita itu urusan ngoni’. Yang ada kata: ‘ngoni kan tau kita nyanda pernah suruh suruh pa ngoni musti pilih pa kita’. Sangat disayangkan wartawan yg tidak mengetahui masalah, hanya mendengar dari satu pihak tanpa melakukan konfirmasi ke pihak lain.
    3. Dalam dialog tersebut, saya juga menanyakan ke salah satu karyawan nama Anis yg sebenarnya tidak dimutasi oleh COCO, jadi dia itu tetap bekerja dikantor pusat di ranotana, akan tetapi maunya berhenti dan minta pesangon. Jawabannya adalah karena COCO telah buka cabang ditempat lain, makanya harus bayar pesangon. Makanya pernyataan saya adalah: jadi perusahaan so nemboleh melakukan ekspansi? Kalu mo ekspansi kong buka cabang harus bayar pesangon?
    4. Diakhir dialog tersebut, saya menganjurkan kepada pimpinan SPSI COCO untuk berbicara dengan direktur utama. Karena kebetulan para pemimpin SPSI di COCO tersebut tinggal di dekat rumah direktur utama, dan yang memberikan rekomendasi saat mereka masuk kerja adalah direktur utama, karena diminta tolong untuk diberikan kerjaan oleh keluarga mereka.

    Demikianlah hak jawab saya. Sungguh sangat disayangkan bahwa saya tidak dikonfirmasi sebelum berita ini dimuat, sehingga opini masyarakat sudah tercipta lebih dulu.

    Terima kasih atas perhatian Ibu/Bapak, semoga jawaban saya ini berkenan bagi Ibu/Bapak. Saya bisa dihubungi di [email protected] atau sms di 081808264689

  14. Kalu betul AA sampe bilang bagitu berarti mmg dia gak pantas da ta pilih jadi wakil rakyat hehehhee. Itu namanya gak punya empati, harusnya dia jelaskan bae2 dia pe posisi yg sebenarnya di Coco kalo emang betul dia sudah ndak ada kaitannya sama sekali.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara