Manado – Forum Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-9 World Trade Organisation (WTO) di Bali 3-6 Desember 2013 menuai penolakan mahasiswa dan aktifis.
Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melakukan aksi demonstrasi di DPRD Sulut, Senin (2/12/2013), menolak pelaksanaan WTO. Massa diterima anggota Deprov Paul Tirayoh.
“Kami memperingatkan Presiden RI melalui Menteri Perdagangan Gita Wirjawan untuk tidak menandatangani perjanjian apapun dalam forum tersebut,” ujar koordinator aksi, Febrianto Sandiri.
Sementara anggota DPRD Paul Tirayoh menanggapi aksi demo mengatakan, aspirasi mahasiswa menolak Indonesia bekerjasama dengan WTO adalah wajar.
“Sebagai anggota DPRD kami menampung aspirasi untuk disampaikan kepada pemerintah pusat sekaligus mengingatkan pemerintah untuk mengkaji kembali kerjasama dengan organisasi perdagangan dunia ini apakah bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat atau tidak,” tutur Tirayoh sambil menandatangani pernyataan sikap penolakan terhadap WTO. (Jerry)
