
Manado, BeritaManado.com – Wali Kota Manado, Andrei Angouw, resmi membuka Buddhist Exhibition yang digelar di Atrium Mantos 3, Manado, pada Rabu, 28 Mei 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Trisuci Waisak 2569 BE/2025 dan menjadi ajang pameran Buddhis terbesar se-Sulawesi Utara.
Dalam suasana yang penuh kekhidmatan dan kebersamaan lintas agama, Andrei Angouw melakukan pengguntingan pita sebagai simbol dibukanya secara resmi pameran tersebut.
Didampingi sejumlah tokoh agama, pejabat, dan masyarakat, Wali Kota langsung meninjau stand-stand pameran yang berasal dari Manado, Tomohon, hingga Minahasa Utara.
Turut hadir dalam acara ini Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado, Iren Golda Angouw Pinontoan yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Sulut, tokoh Khonghucu dan pemilik Mantos, Hengky Wijaya, pimpinan Kanwil Kementerian Agama Sulut, Kadis Pariwisata Manado, para Bhikkhu dan Bante Agama Buddha, serta Rudini Wijaya dari Mantos Group.
Dalam sambutannya, Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang menurutnya mencerminkan semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Manado.
“Kegiatan ini pantas diapresiasi karena dapat menarik perhatian masyarakat lintas agama untuk melihat lebih dekat ajaran dan budaya agama Buddha. Ini adalah wujud nyata toleransi yang harus terus dijaga,” ujar Andrei Angouw.
Kemeriahan acara semakin terasa saat Wali Kota menerima kejutan berupa lukisan karikatur dirinya yang dilukis langsung oleh seniman saat ia memasuki area pameran.
Pameran Buddhis ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga menjadi ajang edukasi dan promosi nilai-nilai spiritual serta budaya damai di tengah masyarakat plural Kota Manado.
(RDS)
