
Roma – Tuhan, aku mau setia sampai akhir hidupku. Setidaknya itulah gambaran ungkapan syukur Suster Roswitha Nahak CSSS yang pada tanggal 12 Desember 2015 silam mengucapkan kaul kekal, sebagai tanda cintanya terhadap karya keselamatan Tuhan dalam kehidupan umat manusia.
Menurutnya, kehidupan seorang biarawati yang ada di lingkungan Gereja Katolik memiliki ciri khas tersendiri sesuai dengan peraturan kongregasi atau komunitasnya. Namun menurutnya berbagai ciri khas tersebut justeru menjadi kekayaan yang patut dibanggakan.
“Mengapa saya mau jadi seorang biarawati, jawabannya sederhana saja. Itu karena saya ingin membalas cinta Tuhan dengan cara ini. Memang banyak cara untuk menanggapi cinta kasih Tuhan, namun sekali lagi saya memilih cara ini sebagaimana penggilan hidupku,” tutur Suster Roswitha.
Ditambahkan Suster Roswitha, bahwa menjadi seorang suster bukan hal yang kuno dan ketinggalan zaman. Justeru sebaliknya, dalam komunitas biarawati dari kongregasi apa saja seseorang dapat menemukan dan merasakan cinta Tuhan yang sangat luar biasa. (frangkiwullur)
