
Airmadidi-Hujan yang mengguyur Minahasa Utara (Minut) Selasa (20/9/2016) siang hingga sore berdampak buruk bagi Kantor Bupati Minut.
Lantai satu gedung pemerintahan banjir, dimana air setinggi 2-3 cm merembes masuk sejumlah ruangan kerja di sayap kanan gedung tersebut.
Akibatnya, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) harus berjinjit untuk lewat melalui jalur tersebut.
Pantauan beritamanado.com, banjir tersebut akibat talang air pada gedung sebela kanan tidak mampu menampung curah hujan.
Ditambah lagi, air hujan ditiup angin cukup kencang sehingga masuk melalui teras gedung.
Menurut pengakuan sejumlah ASN, jika hujan deras, maka banjir seperti ini biasa terjadi.
“Kalau hujan deras, disini memang masuk air. Tapi kali ini bisa dibilang banjir yang paling besar,” kata salah satu ASN yang enggan namanya diberitakan.
Sayangnya, petugas tidak dapat berbuat banyak untuk mengatasi kondisi ini, hingga hujan redah.
“Kalau hujan sudah redah, baru air bisa disapu keluar. Kalau sekarang, terpaksa ASN hanya bisa menahan air dengan bantuan kertas koran bekas ataupun gardus,” ujar para ASN.(findamuhtar)
