
Penulis: Alfrits Semen | Minahada Utara
Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, menegaskan pentingnya membangun karakter aparatur sipil negara yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Itu dikatakamln Bupati Joune saat menutup Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara Tahun 2026, Jumat (8/5/2026).
Dalam agenda yang berlangsung di BPSDMD Sulawesi Utara itu, sebanyak 36 CPNS resmi menyelesaikan tahapan pembentukan karakter ASN setelah mengikuti proses pembelajaran intensif selama 21 hari.
Bupati Joune Ganda menegaskan Latsar bukan sekadar syarat administratif bagi CPNS untuk berstatus penuh sebagai ASN.
Menurutnya, pelatihan ini menjadi fondasi penting dalam membentuk pola pikir dan budaya kerja aparatur pemerintah di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.
“ASN saat ini tidak bisa hanya bekerja secara rutinitas. Harus mampu berinovasi, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan memiliki semangat melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujar Joune Ganda.
Ia juga menekankan nilai-nilai ASN BerAKHLAK harus benar-benar diterapkan dalam setiap tugas di lapangan.
Mulai dari orientasi pelayanan, loyalitas, kompetensi, hingga kemampuan berkolaborasi antarlembaga.
Menurut Joune, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara membutuhkan generasi ASN baru yang mampu menjadi motor penggerak perubahan birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang bersih, modern, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Integritas tetap menjadi hal utama. Pegawai pemerintah harus menjaga etika profesi, menjunjung kejujuran, dan menghindari segala bentuk penyimpangan yang dapat merusak kepercayaan publik,” tegasnya.
Ia mengingatkan pentingnya sinergi antarpegawai dalam mendukung program pembangunan daerah.
Joune berharap para lulusan Latsar dapat langsung memberi kontribusi nyata di unit kerja masing-masing demi mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik di Minahasa Utara.
Sementara itu, informasi dari panitia pelaksana menyebutkan para peserta telah mengikuti ratusan jam pembelajaran melalui metode klasikal dan nonklasikal dengan materi yang disesuaikan pada regulasi terbaru terkait ASN dan konsep smart governance.
