Manado – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado yang membidangi pendidikan mengingatkan, penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) SMA yang digelar besok 18 April berjalan lancar.
“Karena ujian sudah tertunda dan membuat para siswa kecewa, maka pelaksanaanya harus berlangsung sukses,” kata Ketua Komisi D DPRD Manado, Richard Sualang, di Manado, Rabu.
Politisi PDIP ini mengatakan, untuk memastikan pelaksanaan UN sesuai dengan yang diharapkan, maka dewan akan memantau dengan ketat pelaksanaannya, jangan sampai ada penyimpangan.
Richard mengingatkan supaya jangan sampai terjadi kebocoran soal, karena naskah baru mulai didistribusikan ke sekolah-sekolah penyelenggara pada Rabu malam, hingga selesai walaupun dalam pengawalan ketat aparat keamanan.
“Ingat walaupun ini ujian terakhir dan pemerintah mengejar target, tetapi jangan sampai menganggap remeh kualitas, sebab justru disitulah letak yang paling menentukan,” kata putra dari Freddy Harry Sualang ini.
Richard berharap semua pihak mengutamakan mutu pendidikan. Sehingga yang menjadi prioritas pemerintah adalah kejujuran dalam pelaksanaan UN agar tidak ada permainan dan kecurangan.
Pelaksanaan UN tingkat SMA sederajat di Sulawesi Utara termasuk Manado dijadwalkan pada 15-18 April, tetapi karena naskah UN terlambat masuk baru bisa dilaksanakan mulai 18 April.
Di Manado peserta UN tingkat SMA sederajat berjumlah 7.660 siswa, dengan perincian SMA 3.837, MA 367, SMK 3.456, diselenggarakan oleh 45 sekolah yakni 27 SMA, dua MA dan 16 SMK dan sekolah bergabung 16 SMA, tiga MA dan 16 SMK. (aha)
