
Airmadidi – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Minahasa Utara (Minut) memastikan ada enam siswa SD yang tidak akan lulus Ujian Nasional (UN) 2016.
Ke-6 siswa yang tidak lulus adalah siswa yang mengundurkan diri karena ikut orang tua merantau ke daerah lain.
Demikian dikatakan Kepala Dikpora Minut Drs Maximelin Tapada, Selasa (17/5/2016).
“Dikpora mencatat dari 3.632 yang terdaftar untuk mengikuti ujian, hanya di ikuti 3.626 peserta sementara 6 siswa lainnya mengundurkan diri dengan alasan mengikuti orang tua merantau ke daerah lain. Mereka dipastikan tidak lulus UN disini karena nama mereka sudah masuk peserta UN di Minut. Tapi enam siswa tersebut bisa mengikuti UN di sekolah baru mereka,” kata Tapada.
UN kali ini para peserta diharuskan menjawab 50 soal terdiri dari 15 soal essay dan 35 pilihan ganda dalam waktu 120 menit.
“Untuk materi soal UN SD tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya yakni 25 persen hampir sama dengan berbagai ramedial maupun pembekalan yang diberikan maupun diterapkan pihak sekolah kepada siswa. Saya berharap agar program integritas kejujuran menjadi dasar yang kuat bagi para guru siswa dan orang tua dalam membangun pendidikan di Minut lebih maju dan berprestasi,” pungkas Tapada.(findamuhtar)
