Bitung – Ribuan liter Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah yang diduga ilegar berhasil diamankan Polair, Selasa (20/8) dinihari sekitar pukul 3.15 Wita. BBM itu menurut Wadirpolair Sulut, AKBP Endang Karnadi diamankan karena tidak memiliki dokumen pengiriman BBM layaknya pengiriman BBM lainnya.
“BBM jenis minyak tanah itu dibawa dari Ternate menuju Belang Kabupaten Mitra menggunakan KM Cahaya Bulan,” kata Karnadi, Rabu (21/8).
Setelah dicek, rupanya BBM tersebut kata Karnadi, merupakan BBM bersubsidi yang akan kembali dijual di Belang dan sekitarnya. “Jumlahnya ada 15 ton atau 15 ribu liter yang dikemas dalam galon ukuran 25 liter,” katanya.
Karnadi menjelaskan, pihaknya awalnya tidak menduga jika kapal kayu itu memuat BBM jenis minyak tanah. Mengingat ketika pihaknya mecegak ketika sudah masuk perairan Belang tak terlihat jika kapal itu membawa BBM.
“Tapi ketika kami geledah kami menemukan ratusan galon disembuyikan dalam palka kapal dan langsung kami sita bersama nahkoda dan ABKnya,” katanya.
Pemilik BBM ilegal itu sendiri menurut Karnadi masih sementara mereka dalami dengan meminta keterangan kepada nahkoda dan ABK kapal. Namun ratusan liter, kapal serta nahkoda dan ABK diamankan di Polair Tanudurusa. (enk)
