Berita Utama

Wujudkan Ekosistem Medis Sehat, RSUP Kandou Perkuat Standar RS Pendidikan

Wujudkan Ekosistem Medis Sehat, RSUP Kandou Perkuat Standar RS Pendidikan
Dirut RSUP Kandou, Prof Starry Rampengan saat pimpin telusur.

Penulis: Jenly Wenur | Manado

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, memimpin langsung aksi telusur lapangan pada Selasa (5/5/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari visitasi tim verifikasi untuk penetapan status RSUP Kandou sebagai Rumah Sakit Pendidikan yang unggul.

Didampingi Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian, dr. Yune Laukati, MARS, serta jajaran pejabat rumah sakit, Prof. Starry menyisir setiap sudut fasilitas.

Tak sekadar formalitas, peninjauan ini melibatkan tim verifikator lintas organisasi, mulai dari TKPKR, Setditjen Keslan, ARSPI, AIPKI hingga tim penetapan rumah sakit pendidikan.

Fokus utama telusur menyasar pada kualitas fasilitas yang bersentuhan langsung dengan pasien dan tenaga pendidik.

Tim memeriksa detail kondisi ruang perawatan, kebersihan tirai kamar pasien, hingga kenyamanan ruang jaga bagi dokter, co-assistant (coass), dan residen.

“Peninjauan ini dilakukan secara menyeluruh. Kita melihat dari sisi pelayanan, akreditasi, hingga aspek pendidikan,” tegas Prof. Starry di sela-sela pengecekan.

Selain fasilitas fisik seperti perpustakaan dan ruang ilmiah di tiap departemen, aspek manajerial pun tak luput dari evaluasi.

Pembaruan papan struktur organisasi hingga sistem tindak lanjut keluhan pasien menjadi poin krusial yang diperiksa.

Prof. Starry menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat jika ditemukan ketidaksesuaian.

“Jika ada temuan dari sisi akreditasi, segera benahi. Begitu pula jika terkait aspek pendidikan, langsung diperbaiki saat itu juga,” tambahnya lugas.

Menariknya, dalam inspeksi tersebut, Prof. Starry juga memberikan atensi khusus pada isu perundungan (bullying) di lingkungan medis.

Ia mengingatkan seluruh staf dan peserta didik bahwa segala bentuk tindakan yang mengandung unsur paksaan atau menimbulkan keberatan dari pihak lain dapat dikategorikan sebagai bullying.

Langkah proaktif ini menegaskan komitmen RSUP Kandou Manado untuk tidak hanya menjadi pusat penyembuhan, tetapi juga kawah candradimuka yang sehat dan berkualitas bagi para calon tenaga medis masa depan.

Adapun tim verifikator lapangan yang hadir, yakni drg. Christiana ENH, M.Kes dan drg. Rima Kuraisina, MARS dari TKPKR, Rico Mardiansyah, SH, MH dari Setditjen Keslan, dr. Andi Wahyuningsih Attas, Sp.An.T.I., Subspes.T.I.(K), MARS dari ARSPI, serta Dr. Dr. Yani Istadi, M.Med.Ed dari AIPKI.

Sementara dari tim penetapan rumah sakit pendidikan hadir Ketua Unit Fungsional Pendidikan (UFP) dr. Janeline Tengor, Sp.JP, Subsp.P.Kv(K), Sekretaris Tim dr. Judy Sengkey, MKes, serta Sekretaris UFP dr. Praisilia R.V. Najoan, SpA(K).

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara