MITRA, BeritaManado.com – Maraknya aksi pencurian di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menimbulkan keprihatinan sejumlah kalangan.
Pihak kepolisian kemudian didesak untuk bisa mengungkap sekaligus menangkap para sindikat pencurian di daerah itu.
“Mitra sepertinya menjadi sasaran kasus pencurian. Dari pencuri cengkih hingga kendaraan motor kian marak dan sudah sangat meresahkan. Kami menantang polisi untuk bisa menghentikan dan menangkap para pelakunya,” ungkap Jendry Kawulusan selaku tokoh pemuda Ratahan.
Menurutnya, ada beberapa kasus yang belakangan menimpa warga hanya saja hingga kini belum bisa diungkap pihak kepolisian.
Salah satunya diungkapkan Kawulusan kasus pencurian kendaraan bermotor di Desa Pangu, Ratahan dan beberapa wilayah Mitra yang terjadi hanya dalam selang waktu tak sampai satu Minggu.
“Aparat kepolisian lebih hebat dari pencuri. Makanya harapan kami adalah polisi harus mampu mengungkap kasus pencurian yang merajalela,” tambahnya.
Sementara itu warga masyarakat Tombatu Timur Harri Karwur menuturkan, kondisi keamanan di Mitra belakangan sudah sangat memprihatinkan. Terlebih soal pencurian kendaraan bermotor.
“Kami siap bersama polisi memerangi kasus ini. Jika perlu polisi harus melakukan tembak di tempat bagi pelaku,” tegas Karwur.
Kapolsek Urban Ratahan Kompol Jerry Lumenta kepada wartawan tak menampik soal maraknya aksi pencurian tersebut.
Disayangkan menurut dia, kejadian tidak disertai laporan polisi yang kemudian menjadi dasar pihak kepolisian melakukan pengungkapan.
“Hanya ada beberapa LP (Laporan polisi )yang masuk. Sebagian kita hanya dengar dari pembicaraan warga,” tukasnya.
Harusnya kata dia, setiap mengalami kejadian warga harus melapor. Selain itu, masyarakat juga harus proaktif menjaga keamanan dengan mengaktifkan siskamling.
“Kita juga rutin lakukan patroli dan kami butuh dukungan warga untuk menjaga keamanan,” tutup Lumenta.
