Bisnis dan Ekonomi

Wajib Tahu! Ternyata Inilah Asal-Muasal Pala Siau

Wajib Tahu! Ternyata Inilah Asal-Muasal Pala Siau
Buah dan biji Pala asal pulau Siau

Sitaro, BeritaManado.com — Kualitas komoditi pala asal Pulau Siau Kabupaten Sitaro diklaim nomor satu di dunia.

Biji Pala asal pulau Siau dengan kualitas terbaik itu pun dijuluki emas hitam dari karangetang dengan kulit buah berwarna kuning keemasan, dan bijinya yang hitam mengkilap terbalut kulit berwarna merah, semua memiliki kualitas baik dan harga yang mahal itu menjadi sumber perekonomian warga untuk menopang biaya hidup sehari-hari.

Tak heran, karena kaya akan hasil dari perkebunan pala, Pulau Siau dikenal juga dengan sebutan Pulau Ringgit.

Keberadaan perkebunan pala bisa dijumpai di setiap pelosok bumi Karangetang. Meski demikian, banyak warga yang tidak mengetahui secara pasti asal-muasal emas hitam tersebut.

Anekdot yang berkembang dari mulut ke mulut malah mengatakan asal-muasal pala Siau dari negara di Amerika Tengah yaitu Guatemala.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Sitaro Richard Sasombo, menjelaskan, tanaman pala di Kepulauan Siau adalah jenis Myristica Frangrans Houtt yang memiliki kualitas dan produktifitas tinggi.

Dia menuturkan, asal-muasal pala Siau adalah dari Kepulauan Maluku khususnnya Kepulauan Banda yang masuk melalui hubungan perdagangan Siau-Ternate.

“Dahulu para leluhur sering berlayar ke Ternate dengan tujuan berdagang. Pulang dari Ternate mereka membawa bibit tanaman Pala,” beber Sasombo.

Menurut Sasombo, mengungkapkan, berdasarkan dari aspek historis sistem pemerintahan kerajaan Siau pernah dalam kurung waktu lalu sempat tunduk dan menjadi bagian wilayah kekuasaan pemerintahan kesultanan Ternate.

“Dari keadaan tersebut berpengaruh pada aspek intensitas dan frekuensi mobilitas warga Siau ke Ternate. Bibit pala yang dibawa pulang serta ditanam tumbuh subur di Pulau Siau sampai saat ini,” ucapnya lagi.

Sasombo menyebutkan, saat ini Indonesia merupakan negara penghasil pala terbesar ke-1 di dunia mengungguli Grenada.

“Sekira 60 persen penghasil pala di Indonesia adalah berasal dari Sulawesi Utara. Adapun yang paling banyak dari Kabupaten Sitaro yaitu Pulau Siau.”

“Untuk Pulau Siau kualitas pala terbaik yaitu dari wilayah Kecamatan Siau Timur karena memiliki kandungan minyak atsiri yang tinggi,” pungkasnya.

(Jackmar Tamahari)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara