Berita Utama

Tumiwa: PAD Jongkok, Pejabat Diminta Evaluasi

Tumiwa: PAD Jongkok, Pejabat Diminta Evaluasi

AMURANG —Terkait  capaian PAD sebagian besar SKPD di Kabupaten Minahasa Selatan, hingga triwulan keempat baru capai rata-rata 50 persen. Maka, top leader dalam hal ini Bupati Christiany Eugenia Paruntu (CEP) untuk tidak menunda-nunda pejabat bersangkutan dievaluasi. Bahkan, sebaiknya diganti dengan pejabat lainnya.

Demikian kata Ketua DPRD Minsel, Boy VA Tumiwa, BSc SH saat menutup Rapat Paripurna eksekutif dan legislatif pemekaran 7 desa dan Bantuan Keuangan Partai Politik di Kabupaten Minsel. Dijelaskannya, bahwa sebagai lembaga pengawasan menyayangkan sampai bulan Oktober ini, sejumlah SKPD di Minsel belum ada yang memenuhi target PAD. Selain belum memenuhi target, masih rata-rata 50 persen dari total PAD yang harus masuk.

Tumiwa pun dalam acara penutupan meminta kepada Bupati CEP untuk tidak menunda-nunda para pejabat yang kurang respon soal PAD. ‘’Silahkan evaluasi mereka. Kalau perlu, langsung di reshuffle. Karena memang, amatannya juga banyak pejabat di Minsel tidak loyal lagi terhadap kepemimpinan bupati Tetty Paruntu dan Wakil Bupati Drs Sonny Frans Tandayu,’’ ungkapnya.

Selain itu, kalaupun banyak pejabat yang selalu ikut dimana bupati pergi. Itu hanyalah cari muka saja. “Saya tegaskan, pejabat-pejabat seperti itu harus dipangkas. Buktinya, mereka tak mampu membangun Minsel yang adalah daerahnya sendiri. Saya minta, bupati CEP jangan lagi menunda-nunda. Dari hasil amatan bahwa memang banyak pejabat yang harus diganti,” tambahnya.

‘’Bupati Tetty Paruntu segera reshuffle kabinet. Karena memang, banyak sekali pejabat yang tak beres lagi. Saya minta dengan tegas, hal ini jangan lama-lama. Kalau pun lama, maka akan berimbas pada kinerja mereka lebih tak maksimal. Bagaimana mungkin PAD justru tetap jongkok. Ini karena para pejabat yang tak mau kerja,’’ tukas Sekretaris DPC PDIP Minsel ini. (ape)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara