
Manado, BeritaManado.com — Setelah dilantik secara resmi oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Dewan Pengawas (Dewas) RSUP Prof Dr R D Kandou Manado menggelar acara pisah sambut yang hangat pada Selasa, 2 Desember 2025.
Meski dilaksanakan secara daring, momen penting ini dihadiri lengkap oleh seluruh Dewas, jajaran Direksi, hingga para pejabat di lingkungan RS Kandou.
Momen tersebut menandai pergantian kepemimpinan dan keanggotaan Dewas.
Drs Bayu Teja Muliawan dan Valentinus Rudy Hartono menyerahkan tugas pengawasan kepada nakhoda baru, Drg Yuli Astuti Saripawan, M.Kes, sebagai Ketua Dewas yang baru, bersama Ns Sardi, S.Kep, M.Kep, QRMA, sebagai anggota.
Kilas Balik dan Apresiasi
Dalam sesi serah terima, Bapak Bayu Teja Muliawan, Ketua Dewas periode sebelumnya, tidak lupa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.
Ia memuji kerja keras direksi dan seluruh civitas hospitalia RSUP Kandou yang dinilainya sukses mendorong peningkatan kinerja rumah sakit dari berbagai sisi, baik pelayanan medis maupun pengelolaan keuangan.
“Meskipun dihadapkan pada tantangan sarana prasarana yang sudah berusia tua, upaya perbaikan terus dilakukan. Ini menunjukkan semangat luar biasa dari seluruh tim Kandou,” ujar Bayu.
Bayu juga membeberkan sejumlah capaian penting di masa kepemimpinannya, di antaranya pemulihan kerja sama dengan institusi pendidikan kedokteran, penurunan signifikan kasus perundungan, pemenuhan standar KRIS BPJS Kesehatan, hingga dukungan proyek ambisius pengembangan layanan onkologi dari Islamic Development Bank.
Ia pun menitipkan harapan besar, agar di bawah pengawasan Dewas yang baru, RSUP Kandou bisa terus melaju kencang menjadi rumah sakit rujukan tertinggi dan pengampu bagi seluruh rumah sakit lain di Sulawesi Utara.
Komitmen dan Visi Baru
Sementara itu, Ketua Dewas yang baru, Drg. Yuli Astuti Saripawan, M.Kes, menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan RI.
Ia dengan tegas menyampaikan komitmen Dewas untuk segera tancap gas melanjutkan transformasi layanan rumah sakit.
Tentu, pekerjaan rumah sudah menanti di depan mata.
Mulai dari penguatan kerja sama layanan dengan BPJS Kesehatan hingga percepatan pembangunan fasilitas kanker.
Menurut Yuli, peran Dewan Pengawas sangatlah krusial.
Mereka harus memastikan tata kelola, kualitas layanan, dan penyampaian keluhan masyarakat berjalan optimal tanpa celah.
“Perubahan positif yang telah dicapai harus dipertahankan dan ditingkatkan. Semua ini merupakan amanah untuk menjadikan RSUP Kandou sebagai rumah sakit unggulan di wilayah utara,” tegasnya.
Sambutan dan Sinergi Manajemen
Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, turut menyampaikan apresiasi mendalam.
Ia menilai Dewas periode Bayu Teja telah turut memperkuat tata kelola dan mengawal berbagai agenda transformasi rumah sakit.
