
Minut, BeritaManado.com – Badan Usaha Desa (BUMDes) Pa’Ududan yang dikelola pemerintah dan masyarakat Desa Pinilih, Dimembe, Minahasa Utara (Minut) berhasil memberi kontribusi bagi Pendapatan Asli Desa (PADes).
BUMDes Pa’Ududan yang diresmikan oleh Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda akhir tahun 2021 lalu, terus beraktivitas dengan baik, salah satunya yaitu usaha ternak ayam petelur.
Hukum Tua Desa Pinilih Fredrik Longdong, menjelaskan, usaha ternak ayam petelur ini bisa memproduksi telur sebanyak 30 hingga 34 baki per hari dari sekitar 1.400 ekor ayam yang aktif.
Adapun harga jual telur yaitu Rp50.000 per baki.
“Selain keuntungan bisa menghasilkan telur, BUMDES ayam petelur ini sangat membantu petani jagung, hampir semua hasil jagung di Desa Pinilih dibeli oleh pengelola BUMDES untuk makanan ayam.” ujar Longdong, didampingi pekerja kandang Jufry Junaha, Kamis, (8/12/2022).
Lanjut Longdong, untuk memasarkan hasil telur tidak sulit, sebab selain keperluan untuk konsumsi atau dijual di warung oleh warga Desa Pinilih, hasil telur langsung diambil oleh pedagang-pedagang telur dari luar.
“Hampir setiap hari ada pedagang telur datang untuk membeli langsung di kandang,” kata Longdong.
Longdong juga menjelaskan bahwa, menurut laporan dari Ketua BUMDES Pa’Ududan Desa Pinilih Herry Tuuk, akhir tahun 2022 atau akhir bulan ini akan menyerahkan hasil keuntungan ke pemerintah desa sebagai PADes.
“Menurut informasi dari Ketua BUMDes, akhir bulan ini akan menyerahkan hasil keuntungan kepada pemerintah desa. Nominalnya belum tau pasti karena saat ini masih awal bulan, tapi sudah di angka puluhan juta,” ujarnya.
Longdong menambahkan, dengan adanya PADes tersebut, pemerintah desa dan pengelola BUMDes sudah berencana untuk menambah satu kandang ayam petelur.
“Hasil keuntungan dari BUMDes rencananya tahun depan akan dibangun lagi satu kandang ayam petelur, semoga ke depan kandang ayam petelur sudah lebih besar sehingga bisa menambah lapangan pekerjaan buat warga Desa Pinilih,” tambah Longdong.
(***/Finda Muhtar)
