Ia berharap, apa yang sudah dijalankan Fish On, dengan dukungan Telkomsel, juga didukung banyak pihak terutama dari pemerintah.
“Dukungan yang diharapkan dari pemerintah adalah mendorong agar setiap kepala daerah bersedia menduplikasi konsep digitalisasi nelayan fishOn yang telah dilakukan di Kabupaten Sukabumi dan saat ini sedang diterapkan di Pandeglang bersama Telkomsel,” ujar dia.
Langkah Fish On sejalan dengan Telkomsel, untuk terus bergerak maju dalam menghadirkan dampak sosial positif bagi masyarakat Indonesia melalui kegiatan yang berkelanjutan dan seusai dengan kebutuhan masyarakat.
Ditegaskan Fajar, FishOn mengembangkan ekosistem digital untuk nelayan yang terdiri dari perangkat, konektivitas, aplikasi, dan platform. FishOn berusaha memberikan solusi mulai dari lokasi untuk menangkap ikan, menjaga kualitas tangkapan, hingga memberikan akses permodalan ke para nelayan.
Fish On membantu nelayan mulai dari memberikan petunjuk lokasi ikan, memberi teknologi agar ikan tidak mudah membusuk tanpa bahan kimia dan mesin pembeku, membantu menjual hasil tangkapan nelayan, hingga membantu akses pemodalan nelayan.
Pihak FishOn juga melakukan sosialisasi agar nelayan mengisi log book di setiap daerah tangkapan untuk memudahkan FishOn menjaga kelestarian ikan dan menghindari over fishing.
Setelah di darat, ikan di terima oleh koperasi nelayan dipisah dan ditimbang sesuai jenis dan beratnya lalu dimasukkan ke sistem lelang online.
Jadi pedagang ikan di luar ekosistem FishOn bisa ikut membeli ikan member FishOn dengan harga yang fair bagi nelayan.
Skema lelang ini diharapkan akan menguntungkan semua pihak, terutama nelayan karena bisa mencapai harga terbaik.
(***/rds)
