Berita Utama

Sukses Kibarkan Merah Putih, Paskibraka Minahasa ‘Pasiar’ Jakarta

Anggota Paskibraka Bergembira Usai Menunaikan Tugas Negara Mengibarkan Merah Putih di Langit Minahasa
Anggota Paskibraka Bergembira Usai Menunaikan Tugas Negara Mengibarkan Merah Putih di Langit Minahasa

Tondano – Keberhasilan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Minahasa pada upacara peringatan HUT ke – 68 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (17/8) kemarin ternyata mendapat apresiasi dari Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow. Di sela–sela pelaksanaan Tos Kenegaraan kemarin malam, JWS berjanji akan memberikan hadiah istimewa bagi para anggota Paskibraka dan instruktur untuk menikmani tempat–tempat bersejarah di Jakarta.

Itu artinya seluruh anggota Paskibraka yang direkrut dari berbagai sekolah di Minahasa bersama dengan tim pelatih akan diboyong ke ibukota negara. JWS sendiri mengatakan bahwa pemerintah sudah menganggarkan dana untuk agenda tersebut. Menurut mantan Wakil Bupati Minahasa itu, teknis keberangkatan nanti akan diserahkan kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Minahasa.

“Tidak ada salahnya jika Pemkab Minahasa melakukan hal itu. Mereka (anggota Paskibraka) pantas mendapat hadiah ini atas prestasi yang sudah diukir. Bagi saya sukses mengibarkan benera merah putih adalah sebuah prestasi yang tidak mudah dicapai. Pasalnya untuk menjadi seorang angota Paskibraka harus melewati serangkaian seleksi dan latihan fisik yang cukup berat dibawah terik matahari,” ungkap JWS. (ang)

4 tanggapan untuk “Sukses Kibarkan Merah Putih, Paskibraka Minahasa ‘Pasiar’ Jakarta”

  1. Coba ngoni t jdi paskibraka kon ngoni rasa bgimana dpe sadap,
    Ini ktu slah satu tanda trima kasih pemerintah trhadap siswa-siswa berperstasi yg sdh satu bulan 1 minggu berjuang di lapangan

  2. Mangkage Pasiar,
    Jangan di biasakan.

    Makanya, untuk perkara hambur2 doi paling banyak di pasiar deng tu acara2 seremoni..

    So pastiu ja baca tu pasiar2 nda war2.

    Kita pikir ni pemimpin baru mau berlaku revolusioner/visioner sama deng di DKI…nintau cuma di baju sama, nda ada gebrakan!

    COba contohin gebrakan yg sedang terjadi di DKI,
    KIta yang mengamati sering juga heran dan sempat bertanya2, doi der mana tu pemda DKI ja pake untuk gebrakan2 barunya?
    Ternyata bukan doi2 lain dari mana2, CUma mengetatkan anggaran, pengaturan yang baik dan transparan dan tidak boros terutama untuk biaya yg tergolong Lebay macam pasiar2 ini dan seremonial2..

    Ini kejadian seolah2 harus ada pamrihnya, untuk melakukan sesuatu buat negara.
    Lagian so se tabiasa der skolah menengah

    Kebiasaan yang salah!

  3. Marilah bijaksana berpikir. Betul bahwa mengeluarkan anggaran untuk sekian banyak orang adalah sesuatu yang ‘boros’. Namun bagaimana jika semua pos pembangunan sudah dialokasikan angaran termasuk rencana memberangkatkan anggota Paskibraka Minahasa? Kalau demikian dimala telak permasalahannya.

    Kalau ingin bertanya mungkin lebih tepat jika berkomentar: bisakah penggunaan dana tersebut dipertanggung jawabkan kepada publik?

  4. cukup kase piagam aja, nda perlu buang2 doi buat pasiar ke jakarta untuk sekian banyak orang… Mana bukti membangun Minahasa?

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara