
Manado – Selain Angi menantu Abdi Buchari yang menjadi korban dalam penerbangan pesawat Sukhoi Superjet ternyata ada lagi warga Kota Manado yang ikut ‘joyflight’ bersama maskapai asal Rusia tersebut, yakni Stephen Kamagi. Dalam manifes yang dikeluarkan namanya berada dalam urutan ke 11.
Stephen Kamagi tercatat sebagai wartawan JurnalPatroliNews.com (group BeritaManado.com). Sebelum terbang dari Halim Perdana Kusuma , ia sempat mengajak pemrednya Panca Dwikora untuk ikut tetapi atasannya ini menolak lantaran sibuk dengan kegiatan lain.
Hanny Sumakul teman baik Stephen menuturkan status BBM dan Facebook nya yang terakhir yakni ‘Ku dambahkan terbang bersama Bisa’. Saya berkawan baik dengan dia, dan ketemu terakhir sekitar tahun lalu waktu meeting media online di Jakarta,” ucapnya Kamis (10/5).
Ada sekitar 50 penumpang yang terbang bersama Super Jet 100 Sukhoi sebagai undangan dalam melakukan uji coba JOY FLIGHT yang sekitar Pk 14.30 lost contact di Gunung Salak, Jawa Barat. Saat ini Basarnas sementara berupaya mencari semua korban.
Stephen Kamagi, lelaki kelahiran Tondano, Sulawesi Utara, 26 April 1969. Stephen di Facebook menggunakan nama Royal Dwie, lihat http://www.facebook.com/royal.dwie1. (ceci)

Tuhan Menyertai dan Memberikan Penghiburan Sejadi serta Kekuatan Iman kepada Seluruh Keluarga Besar (yang Kehilangan Anggota Keluarganya) para Pilot-Awak Pesawat dan Penumpang Sukhoi Air .
Turut Berkabung.
Semoga yang terbaik untuk semua penumpang di pesawat ini, melihat kondisi puing pesawat kemungkinan besar semua jadi korban… Tuhan yang maha tau dan maha kuasa….. Semoga yang terbaik untuk keluarga para penumpang.
saya snagt kehilangan org sebaik dia, dia adalah guru, sahabat, yg baik yg slu memberikan nasihat dn petunjuk utuk terus maju…..
selamat jalan Mas roy semoga Amal ibadah nya di terima di sisi Tuhan yg maha kuasa…. aminn