Kota Manado

Soal Tuduhan Hutang Piutang, Conny Rumondor Blak-blakan, Hingga Tantang Sumpah di Alkitab

Soal Tuduhan Hutang Piutang, Conny Rumondor Blak-blakan, Hingga Tantang Sumpah di Alkitab
Ilustrasi hutang piutang. Foto: Ist

Manado, BeritaManado.com – Conny Rumondor sebagai pihak dirugikan dengan tuduhan hutang-piutang yang ramai akhir-akhir ini, akhirnya blak-blakan.

Kepada BeritaManado.com, Conny menegaskan semua hutang tersebut sudah lunas dan ia memiliki bukti.

Namun, kata Conny, masalah ini didesain dengan niat tidak bagus sehingga berujung pada upaya pemerasan.

“Yah, mungkin karena saya ketua partai besar jadi dilakukan seperti ini,” kata Conny.

Conny pun menceritakan bahwa ia merasa ditipu dengan modus meminjamkan uang.

Kala itu, Conny yang ditawari pinjaman bukan mengajukan pinjaman.

“Kalau berani ayo bersumpah di Alkitab. Waktu itu yang bersangkutan memberikan penawaran pinjaman bukan saya yang meminjan,” bebernya

Conny dipinjamkan uang dengan jaminan empat buah sertifikat.

Namun belakangan, kata Conny, si RM merancang secara sepihak akta notaris yang isinya pengembalian dengan jumlah nyaris dua kali lipat.

Parahnya, lanjut Conny, akta notaris yang dibuat RM tidak melampirkan atau mencantumkan kwitansi jumlah pemberian uang ke Conny Rumondor.

“Dia (RM) menawarkan pinjaman secara pribadi ketika saya datang kepada dia sebagai kepala cabang di kantor BTN Manado dan akan menukar jaminan di BTN yaitu satu sertifikat tukar dua sertifikat di salah satu lokasi perumahan saya,” ujar Conny.

Kemudian, kata Conny, RM menawarkan pinjaman secara pribadi sebesar Rp110 juta.

Itu menjadi pinjaman pertama pada sekitar Juli 2019 dengan jaminan dua buku sertifikat yang tadinya akan dipakai untuk tukar sertifikat.

“Dan pinjaman pribadi dari dia itu (RM) tanpa ada pembicaraan pakai bunga atau rente,” tegas Conny.

Conny juga menceritakan, saat RM menjadi kepala cabang, dialah yang awalnya membuat posisi kredit Conny macet.

“Dan akhirnya dia tawarkan pinjaman pribadi karena ada satu jaminan saya yang sudah lunas dibayar pembeli tapi sertifikatnya masih jaminan di BTN yang nilai jaminan Rp60 juta (langsung buat bayar tebus 1 sertifikat jaminan BTN) dan Rp50 juta untuk saya pakai urusan lain. Jadi dia jangan bohong bilang rumah tidak ada. Kemudian ada lagi tambahan pinjaman Rp40 juta yang diterima oleh saudara saya Lenda Rumondor, lalu Rp45 juta transfer, Rp10 jt transfer, Rp5 juta transfer dan kalau tidak salah itu pinjaman terakhir ada Rp2,5 juta yang saya pakai urusan sertifikat di BPN Manado. Jadi totalnya yang Reinhard berikan pinjaman hanya sekitar Rp212,5 yang saat dia pindah saya bulatkan Rp250 juta,” beber Conny.

Dikatakan, pada 10 Juli 2020 RM diberhentikan sebagai kepala cabang BTN Manado yang kemudian berakhir dipecat dari BTN di bulan berikutnya.

Menurut Conny, saat RM tidak lagi sebagai kepala cabang, ia membuat akte hutang piutang dengan alasan dirinya akan pindah dan sertifikat Conny Rumondor masih di tangan RM.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara