Siau – Calon Wakil Bupati Sitaro usungan PDIP, Siska Salindeho tampil memukau para kaum perempuan yang hadir pada kampanye perdana pasangan Tonsu Bersih di Lapangan Akesembeka, Ulu Siau, Minggu (19/5) siang tadi.
Salindeho dalam orasinya lebih menekankan hak kesetaraan perempuan (gender) dalam kancah politik dan pemerintahan. “Kita kaum perempuan bukan kaum yang lemah, tetapi kita harus setara dengan laki-laki,” serunya berapi-api.
Ditambahkannya pula, sebagai calon wakil bupati satu-satunya perempuan mengatakan kaum perempuan Sitaro jangan pernah dibodohi oleh kandidat yang tidak mau mengakomodir keterwakilan perempuan. Sebab hanya kaum perempuan sendiri yang mampu memahami kebutuhan dan persolalan kaum perempuan.
“Hanya kaum perempuan-lah yang mampu memahami kebutuhan dan persoalan kaum perempuan itu sendiri. Maka kita sebagai kaum perempuan jangan mau dibodohi oleh kandidat yang tidak menghargai perempuan,” kuncinya wakil rakyat Sitaro dari PDIP ini.(gun)

Hersen..nda menyalakan perempuan..tapi pernyataannya yg perlu di pertanyakan..Memang Manusia gk ada yg sempurna tp gk seperti ibu Siska cuma di tunju berdoa Makan bega..Tau keristen arakO tau apa..??kuig I sire Tau pande par dg Pande bisa” membodohi rakyat..tapi kalau org Bodoh par dg Bodok..sire dua leokang taumata ujung” nawarlu Sitaro simpedi si sire luare..?[??????]=D?=))[??????]\=D/?<=-P[??????]=D?
sayang sekali,,,banyak calon wakil yg pinter dan bergelar,,,aneh nya tonsu kok pilih wakil yg nyanda gelar dan pengalaman untuk bangun SITARO,,mau jadi apa sitaro ini,,,,
Baru jo jadi anggota dewan so nda dapa lia ditampa apalagi jd wakil..tuangke . .hedo kesilo mengonggo krans su tempo simu calon wakil tempo temai ta kasilo m lebing mmg cocok sire 2 lawo malase mu tehung tau susah…I bedang I pileh pemimpin..ininangke…
Ibu Siska : “Kita Sebagai Perempuan Harus Berani Untuk Berkata
TIDAK..!!!”
BERANIII…??????
Ibu-Ibu : TIDAAAAK…!!!!
Tak usahlah bro menyalakan perempuan. Kalau tidak ada perempuan mana ada laki2
Tak usalah mengkritik orang yg tdk bisa berdoa mungkin yg kritik itu belum sempurna. hanya tuhan yg tau bro.
Kiapa ko tonsu pilih org bodoh? Spy kalo so jadi, bisa dibodohi. Kalo terus deng Piet Kuera, Piet Kuera jaga melawang. Bekas Kepsek katu, masak org bodoh.
Nate ibu siska tamakasimbahe, anu kira2 pira hiwu manga ringang bu PDIP Siau nangaling su Selera! Kemageng 2000 berarti Suara i Sukur tahun 2008 nakurang 4000 … untuke i Tonsu ,ii nirekeng bodo-bodo
ibu siska pernah di tunjuk berdoa makan di suatu acara,mar nya dpa berdoa krna alasan sakit gigi hahahhahahhahahah,itu yg di bilang kuat,itu calon wakil bupati pilihan PDIP.sdangkan doa makan aja nga bisa apalagi memimpin sitaro.pirua-ruanga,ibu siska pi urus jo tu proyek air bersih di KMP deahe TGR blum dpa bayar tu orng keja doi so abis di ceke.
deng bukan cuma itu pemerhati….siska bilang kata,,,kalau nyanda mo dukung pa dorang dua,orang siau pe dapur nyada mo ba asap…ini no orang siau pe bodoh..,nyata2 ini adalah sebua penghinaan terhadap seluruh orang siau,,masih dianggap hebat.
Kalo “Pemerhati” pintar mengapa ndk mencalonkan sbg Bupati atau Wabup saja ????? sembarangan mengatakan bodoh kepada seseorang ??? yang bodoh orang yang melek IT di zaman Modern saat ini yang semua administrasi mulai dari pemerintahan sampai kebawah sudah berbasis TIK. Mau di bawah kemana sitaro jika pemimpinnya tidak bisa menyesuaikan dengan perjalanan Zaman ???
betul s’klali bro…
aduh ibu siska jangan bodohlah dengan mengatakan bahwa jangan dibodohi dgn kandindat yang tdk mengakomodir kaum perempuan,seakan menyalahkan pasangan SALERA karena tdk mengakomodir perempuan….siska, perempuan tidak hanya harus jadi wakil bupati untuk menunjukkan kesetaraan kaum perempuan, sebab dalam bidang apapun semua perempuan bisa masuk….