
Manado – Forum Pemuda Lintas Gereja (FPLG) Sulawesi Utara dan Komisi Pemuda Remaja BAMAG-LKK (Badan Musyawarah Antar Gereja dan Lembaga Keagamaan Kristen) Kota Manado menyerukan kepada seluruh umat kristen khususnya pemuda gereja di Sulut agar berhenti mengikuti gaya netizen yang menyebarkan kebencian lewat media sosial ataupun para oknum yang tidak suka dengan keberagaman di Indonesia.
“Stop ikut-ikutan menyebarkan berita yg tidak jelas, ucapan kebencian serta cacian dan makian di media sosial dan di sarana serta media lainnya yang turut memanaskan suasana kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini. Sebagai umat Kristen yang memiliki kasih Kristus seharusnyalah kasih itu di implementasikan dalam perbuatan dan bukan hanya perkataan. Sebarkanlah kasih TUHAN Yesus itu lewat sarana dan media yang kita miliki, karena itulah yang dibutuhkan bangsa dan negara kita saat ini,” ujar Charles Lepar SE sebagaimana pers rilis yang diterima BeritaManado.com dari FPLG Sulut dan BAMAG-LKK.
Terkait Doa Bersama umat Muslim pada tanggal 2 Desember 2016 di silang Monas Jakarta, Charles juga menyerukan agar hal yang sama dilakukan oleh umat kristiani demi bangsa dan negara.
“Terkait doa bersama besok hari di Monas, kami menyerukan agar gereja-gereja juga mengambil waktu berdoa bersama di tanggal 2 Desember mulai jam 8 pagi, karena inilah momentum yang sangat baik untuk bangsa dan negara ini dimana warganya berdoa bersama untuk persatuan dan kesatuan di negara ini sehingga negara Indonesia menjadi suatu negara yang maju dan bermartabat,” kata Charles. (***/srisurya)
