Kota Manado

Semangat Harkitnas 2026 Menggema di RSUP Kandou, Prof Starry Rampengan Tekankan Kedaulatan Digital

Semangat Harkitnas 2026 Menggema di RSUP Kandou, Prof Starry Rampengan Tekankan Kedaulatan Digital
Hari Kebangkitan Nasional 2026 di RSUP Kandou, Prof Starry Rampengan ajak jaga Tunas Bangsa.

Penulis: JenlyWenur | Manado

Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum penting untuk kembali menyalakan semangat persatuan, perjuangan, dan kebangkitan bangsa di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.

Semangat yang diwariskan para pendiri bangsa menjadi pengingat bahwa kemajuan Indonesia harus dibangun melalui kolaborasi, kepedulian, dan kesiapan menghadapi era transformasi digital.

Semangat itu kembali digaungkan jajaran RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado dalam Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di halaman Gedung Jantung CVBC, Selasa (20/5/2026).

Upacara dipimpin langsung Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS.

Seluruh civitas RSUP Kandou turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, mulai dari jajaran direksi, tenaga kesehatan, pegawai, hingga unsur manajemen rumah sakit.

Suasana upacara berlangsung khidmat dan penuh makna.

Dalam kesempatan itu, Prof. Starry Rampengan membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid, yang menyoroti pentingnya menjaga semangat kebangkitan nasional di tengah derasnya arus transformasi digital.

Disampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum refleksi atas lahirnya Boedi Oetomo pada tahun 1908, yang menandai bangkitnya kesadaran nasional melalui perjuangan intelektual dan persatuan bangsa.

“Memasuki tahun 2026, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” demikian kutipan amanat Menteri yang dibacakan Prof. Starry Rampengan.

Tema Harkitnas tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, menegaskan pentingnya melindungi generasi muda sebagai aset strategis masa depan bangsa.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan berbagai program strategis nasional yang terus didorong pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, pemerataan akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, hingga layanan Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat.

Pemerintah juga terus memperkuat perlindungan anak di ruang digital melalui penerapan PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Program ini termasuk pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.

Momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026 pun menjadi ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan membangun bangsa dengan semangat persatuan serta kemandirian.

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menyalakan semangat Boedi Oetomo dalam setiap lini kehidupan demi kemajuan bangsa,” bunyi amanat tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan itu Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Kandou dr. Yune Laukati, MARS, serta Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, SE, AK, MM.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara